Jubir Luhut Serang Balik Pelapor Kasus PCR, Bicara Musuh dalam Selimut

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 14 Jan 2022 09:04 WIB
Jubir Menko Kemaritiman dan Investasi, Jodi Mahardi
Foto: Jubir Menko Kemaritiman dan Investasi, Jodi Mahardi (detikcom)
Jakarta -

Ketua Majelis Jaringan ProDEM Iwan Sumule melaporkan Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan dan Menteri BUMN Erick Thohir terkait isu bisnis PCR. Juru bicara Luhut Binsar Pandjaitann, Jodi Mahardi menyerang balik pelapor.

Luhut dan Erick Thohir dilaporkan ke Polda Metro Jaya akhir 2021 lalu. Laporan tersebut teregistrasi dengan nomor LP/B/5734/XI/2021/SPKT/POLDA METRO JAYA. Dalam laporan tersebut, ProDem melaporkan Erick Thohir dan Luhut atas dugaan pelanggaran tindak pidana kolusi dan nepotisme Pasal 5 angka (4) juncto Pasal 21 dan Pasal 22 UU No 28 Tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Negara yang Bersih dan Bebas dari Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme.

Jodi mengatakan pelapor seharusnya ikut mengawasi pemenuhan kebutuhan alat peralatan pertahanan. Dibanding membuat laporan ke Polda.

"Itu pengurus Gerindra seperti Iwan Sumule dan Ferry Juliantono daripada ngurusin PT GSI sibuk bawa-bawa laporan ke Polda dan konferensi pers menuduh Pak Luhut dan Pak ET mencari untung, padahal sudah jelas sebuah niat bantuan dan kewirausahaan sosial," ujar Jodi, dalam keterangannya, Jumat (14/1/2022).

"Lebih baik mereka ikut ngawasin rencana Pemenuhan 'Kebutuhan Alat Peralatan Pertahanan dan Keamanan Kementerian Pertahanan dan Tentara Nasional Indonesia 2020-2024 yang katanya mencapai US$ 124,995 miliar atau setara Rp 1.760 triliun. Kita harus yakin betul bahwa ini digunakan sesuai visi misi negara, digunakan sesuai apa sih kepentingan nasional yang ingin dicapai oleh Indonesia. Supaya transparan," imbuhnya.

Jodi juga mengungkit kasus eks Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo di kasus lobster. Dia menyebut dua pengurus Gerindra itu menghilang.

"Mereka juga kemana pas kasus lobster mantan Menteri dari Gerindra? Mereka menghilang semua," ucapnya.

Luhut, lanjut Jodi, masih membela Edy secara personal bukan terkait kasus korupsinya. Jodi kemudian bicara soal musuh dalam selimut.

"Setidaknya Pak Luhut masih bela Pak Edy secara personal walaupun bukan utk kasusnya. Karena teman adalah teman. Itulah Pak Luhut, teman sejati....bukan musuh dalam selimut," lanjut dia.

Tonton juga Video: Anggota Komisi IX DPR Minta Alat Deteksi Khusus Omicron Diperluas

[Gambas:Video 20detik]



(idn/fjp)