Sempat Ditolak, Laporan soal Isu Bisnis PCR Luhut-Erick Thohir Diterima PMJ

Rakha Arlyanto Darmawan - detikNews
Selasa, 16 Nov 2021 18:02 WIB
Jakarta -

Polda Metro Jaya akhirnya menerima laporan dari Jaringan Aktivis ProDem terkait isu bisnis PCR Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan dan Menteri BUMN Erick Thohir. Sebelumnya, laporan ProDem ditolak polisi.

"(Laporan atas) Bapak Luhut Binsar Pandjaitan dan Bapak Erick Thohir akhirnya diterima oleh Polda Metro Jaya," ujar Ketua Majelis Jaringan ProDEM Iwan Sumule kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Selasa (16/11).

Laporan tersebut teregistrasi dengan nomor LP/B/5734/XI/2021/SPKT/POLDA METRO JAYA. Dalam laporan tersebut, ProDem melaporkan Erick Thohir dan Luhut atas dugaan pelanggaran tindak pidana kolusi dan nepotisme Pasal 5 angka (4) juncto Pasal 21 dan Pasal 22 UU No 28 Tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Negara yang Bersih dan Bebas dari Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme.

Menurut Iwan Sumule, Luhut dan Erick dalam hal ini adalah pejabat negara. Menurutnya, patut diduga Luhut dan Erick Thohir menerima keuntungan atas bisnis PCR di mana mereka terlibat di dalamnya.

"Dalam dugaan pidana terkait kolusi dan nepotisme. Prinsipnya memang mendapatkan keuntungan dari proyek pengadaan PCR yang dia dapat," ujar Iwan.

"Sudah jelas (ambil untung) bahwa Pak Luhut sebagai penyelenggara negara. Tapi kemudian dia berada dalam perusahaan yang mendapat proyek PCR dan diakui Pak Luhut sendiri," imbuhnya.

Simak selengkapnya di halaman selanjutnya