Cecaran Senayan ke Komnas HAM yang Tolak Hukuman Mati Herry Wirawan

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 13 Jan 2022 20:34 WIB
Pembangunan gedung baru untuk DPR RI menuai kritikan berbagai pihak walaupun Ketua DPR Setya Novanto menyebut Presiden Jokowi telah setuju pembangunan tersebut. Tetapi Presiden Jokowi belum teken Perpres tentang pembangunan Gedung DPR. Lamhot Aritonang/detikcom.
Gedung Nusantara I kompleks parlemen Jakarta. (Lamhot Aritonang/detikcom)
Jakarta -

Cecaran 'Senayan' mendera Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) lantaran menolak penerapan hukuman mati kepada Herry Wirawan. Komnas HAM sampai dianggap membabi buta menentang penerapan hukuman mati di Tanah Air.

Cecaran tersebut terdengar dalam rapat kerja (raker) Komisi III DPR RI dengan Komnas HAM kemarin, di kompleks parlemen, Jakarta. Setidaknya ada 3 anggota Komisi III DPR yang mencecar Komnas HAM karena menolak hukuman mati untuk Herry Wirawan.

Dua dari 3 anggota Komisi III DPR cukup tajam mencecar Komnas HAM. Bahkan, di antara 2 legislator itu ada yang menyinggung-nyinggung tugas Komnas HAM bukan pada tataran eksekusi.

Dimulai dari Habiburokhman, anggota Komisi III DPR dari Fraksi Gerindra. Pada dasarnya Habiburokhman menghargai sikap Komnas HAM menolak hukuman mati diterapkan sebagai salah satu hukuman pidana di Indonesia.

"Kita menghargai posisi Komnas HAM terkait hukuman mati, yang menolak. Namun juga, kami berharap Komnas HAM itu tidak membabi buta dalam merespons kasus-kasus hukuman mati dari penegak hukum," kata Habiburokhman dalam raker di ruang rapat Komisi III DPR, kompleks parlemen, Kamis (13/1/2022).

Selain Herry Wirawan, Habiburokhman mencontohkan tuntutan hukuman mati untuk terdakwa kasus ASABRI. Dia menganggap penolakan Komnas HAM terhadap penerapan hukuman mati cukup keras, hingga seolah mengesampingkan orang yang seharusnya dibela.

"Juga terkait kasus Herry Wirawan, Pak, ini monster predator seksual yang di Jawa Barat. Saya melihat, kerasnya pernyataan Komnas HAM terkait hukuman mati ini seolah-olah mengabaikan korban," ujar Habiburokhman.

Terkait Herry Wirawan, Habiburokhman menyebutnya sebagai 'predator'. Saking geramnya dengan kelakuan Herry Wirawan, Habiburokhman setuju jika pemerkosa 13 santriwati itu ditembak kepalanya.

"Tapi jangan seolah-olah membabi buta menentang hukuman mati. Jadi kayak Herry Wirawan, kalau saya dalam posisi tertentu menyetujui hukuman mati, terutama terhadap orang-orang seperti Herry Wirawan ini, bila perlu ditembak kepalanya," tegasnya.

Simak video 'Komisi III DPR Kritik Komnas HAM soal Tolak Hukuman Mati Herry Wirawan':

[Gambas:Video 20detik]



Ketua Komisi III DPR juga salah seorang pencecar Komnas HAM. Simak di halaman berikutnya.