KemenPPPA Harap Tuntutan Hukuman Mati Herry Wirawan Dikabulkan Hakim

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Rabu, 12 Jan 2022 07:29 WIB
Deputi Bidang Perlindungan Anak KemenPPPA, Nahar (Firda-detikcom)
Foto: Deputi Bidang Perlindungan Anak KemenPPPA, Nahar (Firda-detikcom)
Jakarta -

Jaksa penuntut umum menuntut agar hakim menjatuhkan hukuman mati terhadap Herry Wirawan, terdakwa pemerkosa 13 santriwati di Bandung, Jawa Barat. Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) berharap hakim mengabulkan tuntutan itu.

"Benar kami berharap Hakim mengabulkan tuntutan (mati) ini sesuai dengan UU 17 Tahun 2016," kata Deputi Perlindungan Anak Kementerian PPPA, Nahar kepada wartawan, Selasa (11/1/2022).

Nahar berharap hukuman berat kepada Herry Wirawan dapat menimbulkan efek jera. Dia tidak ingin kasus yang sama menimpa anak-anak lainnya.

"Kita berharap dengan penerapan hukuman maksimal ini diharapkan tidak ada yang coba melakukan perbuatan yang sama di kemudian hari," sebutnya.

Dengan adanya hukuman berat bagi pelaku kekerasan seksual, Nahar berharap angka kekerasan seksual terhadap anak dapat ditekan. Sebab, Nahar menyebut, anak adalah generasi penerus bangsa.

"Hal ini tentu juga harus dipahami agar dapat menekan bertambahnya angka kekerasan dan perbuatan yang dapat mengancam peran strategis anak sebagai generasi penerus masa depan bangsa dan negara," ucap Nahar.

Selengkapnya di halaman berikut

Simak Video 'Kebiri dan Hukuman Mati untuk Herry Wirawan Si Pemerkosa 13 Santri':

[Gambas:Video 20detik]