Anggaran Gaji-Tunjangan Naik Jadi Rp 177 M, Pimpinan DPRD DKI: Nambah Dikit

ADVERTISEMENT

Anggaran Gaji-Tunjangan Naik Jadi Rp 177 M, Pimpinan DPRD DKI: Nambah Dikit

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Jumat, 07 Jan 2022 17:12 WIB
M Taufik
M Taufik (Dwi Andayani/detikcom)
Jakarta -

Anggaran untuk gaji dan tunjangan anggota DPRD DKI Jakarta naik menjadi Rp 177,37 miliar. Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta M Taufik menganggap kenaikan anggaran gaji dan tunjangan itu sedikit.

"Ya nggak jauh, nambahnya juga sedikit," kata M Taufik saat dihubungi, Jumat (7/1/2022).

Dia tak menjelaskan detail berapa total gaji yang didapat anggota DPRD DKI per bulan pada 2022. Menurutnya, gaji tersebut tak banyak bertambah karena ada pajak progresif.

"Nggak sampai (Rp 130 juta per orang), apalagi sekarang ada pajak progresif, DPRD ada pajak progresif dari seluruh penghasilan itu harus dibayar," katanya.

Taufik menyebut kenaikan gaji dan tunjangan itu diusulkan bersama oleh Pemprov dan DPRD DKI. Dia menyebut gaji dan tunjangan anggota dewan sudah 4 tahun tidak meningkat.

"Kita kan udah tahu ekonomi naik, kita juga nggak sembarang naikin. Menurut kita sih ekonomi udah membaik, APBD juga membaik. Kita sudah 3-4 tahun nggak naik," sebutnya.

Adapun pos anggaran yang mengalami peningkatan salah satunya adalah belanja tunjangan perumahan yang naik sebesar Rp 25,44 miliar. Taufik memastikan kenaikan masih dalam batas wajar.

"Kalau tunjangan perumahan udah berapa tahun nggak naik, itu berdasarkan angka batas atas. Kan ada angka appraisal-nya," jelasnya.

Sebelumnya, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menyebutkan belanja gaji dan tunjangan anggota DPRD DKI Jakarta untuk tahun 2022 sebesar Rp 177,37 miliar. Angka ini mengalami peningkatan sebesar Rp 26,42 miliar dibandingkan anggaran di tahun sebelumnya sebesar Rp 150,94 miliar.

Simak selengkapnya di halaman selanjutnya.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT