Kepgub 122 soal Hak Tanah Dicabut, Warga Petamburan Undang Anies Syukuran

Dwi Rahmawati - detikNews
Jumat, 07 Jan 2022 14:22 WIB
Warga Rusun Petamburan, Jakpus terdampak kebijakan PPKM
Ilustrasi (Rakha Arlyanto Darmawan/detikcom)
Jakarta -

Warga Petamburan, Jakarta Pusat, menyampaikan terima kasih kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan karena telah mencabut Kepgub 122 Tahun 1997 tentang kepemilikan tanah. Warga Petamburan mengundang Anies untuk syukuran.

"Kami kemari (ke Balai Kota) memberikan apresiasi ke Pak Gubernur, sekaligus kami mengundang beliau ke wilayah kami syukuran karena ini menjadi kebahagiaan yang tidak bisa dilukiskan. Secara lisan beliau sangat menantikan bisa hadir, bisa salat Jumat berjemaah dengan warga Petamburan, bisa tasyakuran," kata perwakilan warga Petamburan, Wahyu, di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jumat (7/1/2022).

Wahyu menuturkan Kepgub 122/1997 pada saat itu bertujuan menata kawasan Petamburan. Namun kemudian terjadi krisis moneter sehingga tidak ada eksekusi menjadi rumah susun di wilayah Petamburan.

"Namun idealnya ketika itu tidak dieksekusi, ada revisi dari pemerintah, dalam hal ini Pemprov DKI Jakarta. Tadi Pak Gubernur sampaikan penyakit kita itu terkadang tidak mau kerevisi kesalahan yang sudah kita buat, ini memang bukan kesalahan yang bahwa ada tujuan awal kan untuk menata Petamburan lewat rumah susun tetapi kan setelah itu tidak dilaksanakan, ketika tidak dilaksanakan seharusnya SK atau Kepgub 122 ini tidak lagi berlaku atau dicabut karena ini tidak dilaksanakan, karena apa, karena konsekuensi dari kepgub itu kami tidak bisa," jelasnya.

"Dinas Perumahan, yang notabene harusnya mengeksekusi, bahkan mereka bilang kok ini nggak dicabut, jadi Kepgub ini masih tetap berlaku, kan ini aneh dan itu berjalan selama 24 tahun," imbuhnya.

Wahyu mengatakan selama Kepgub 122/1997 belum dicabut, warga sekitar kesulitan mengurus tanah. Bahkan warga Petamburan tidak bisa melakukan jual-beli tanah yang ditempati.

"Alhamdulillah tadi keluar SK 1596, ini mencabut SK 122 itu, maka 123 tanah di wilayah kami di Petamburan alhamdulillah akan segera bisa terbit SK atau surat sertifikat kepemilikannya. Itu yang menjadi poin kami," paparnya.

Sementara itu, anggota DPRD Fraksi PKS menyampaikan ada beberapa poin di Kepgub Nomor 122 Tahun 1997 yang memberatkan warga.

"Pak Anies Baswedan telah mengeluarkan Kepgub 1596 Tahun 2021 yang isinya mencabut Kepgub 122 Tahun 1997, di mana Kepgub 122 itu merupakan permasalahan utama bagi sekitar delapan RW di wilayah Petamburan yang selama lebih dari 20 tahun tidak bisa mengurus surat kepemilikan dan bahkan tidak bisa mengurus IMB," ujarnya.

Dia menilai pencabutan Kepgub 122 tahun 1997 sebagai mimpi besar warga di Petamburan. Dia menyebut warga 8 RW di Petamburan selama puluhan tahun sulit mengurus IMB tempat tinggalnya.

"Ini adalah sebuah mimpi besar, yang bertahun-tahun diperjuangkan oleh warga Petamburan, khususnya di 8 RW tersebut, kita sangat berterima kasih terutama kepada Pak Gubernur dengan kebijakannya bisa mengabulkan impian yang sebenarnya warga hampir hopeless," kata Ismail.

"Alhamdulillah dari proses administrasi yang berjalan, kemudian di penghujung 2021 tepatnya 30 Desember 2021 Pak Gubernur Anies Baswedan menandatangani Kepgub 1596 tahun 2021 yang isinya mencabut Kepgub 122 tahun 1997," sambung Ismail.

(idn/idn)