ADVERTISEMENT

HAB Kemenag Tanggal Berapa? Ini Logo-Rangkaian Kegiatannya

Syahidah Izzata Sabiila - detikNews
Jumat, 31 Des 2021 17:14 WIB
HAB Kemenag Tanggal Berapa? Ini Logo-Rangkaian Kegiatannya
HAB Kemenag Tanggal Berapa? Ini Logo-Rangkaian Kegiatannya (Foto: Kemenag)

Sejarah Pembentukan Kemenag RI

Melansir dari situs resminya, pembentukan Kementerian Agama diusulkan pertama kali oleh Muhammad Yamin, saat Rapat Besar (Sidang) Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) pada tanggal 11 Juli 1945. Saat itu, Muhammad Yamin mengusulkan perlunya pemerintah membentuk kementerian istimewa yang berhubungan dengan agama.

"Tidak cukuplah jaminan kepada agama Islam dengan Mahkamah Tinggi saja, melainkan agama Islam tersendiri. Pendek kata menurut kehendak rakyat, bahwa urusan agama Islam yang berhubungan dengan pendirian Islam, wakaf dan masjid dan penyiaran harus diurus oleh kementerian yang istimewa, yaitu yang kita namai Kementerian Agama," ucap Yamin.

Sayangnya usulan tersebut terhambat. Pada 19 Agustus 1945 saat sidang Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI), anggota PPKI tidak sepakat dengan usulan pembentukan Kementerian Agama.

Pada 25-27 November 1945 dilaksanakan sidang Pleno Komite Nasional Indonesia Pusat (KNIP). Usulan pembentukan kembali disampaikan dalam sidang pleno yang dipimpin Ketua KNIP Sutan Sjahrir dan 224 anggota lainnya.

Sidang pleno kala itu membicarakan laporan Badan Pekerja (BP) KNIP, pemilihan keanggotaan/ketua/wakil ketua BP KNIP baru dan mengenai jalannya pemerintahan.

Dalam sidang, 3 utusan Komite Nasional Indonesia Daerah Keresidenan Banyumas kembali mengusulkan pembentukan Kementerian Agama. Mereka adalah K.H. Abu Dardiri, K.H.M Saleh Suaidy dan M. Sukoso Wirjosaputro.

"Supaya dalam negeri Indonesia yang sudah merdeka ini janganlah hendaknya urusan agama hanya disambilkan kepada Kementerian Pendidikan, Pengajaran dan Kebudayaan saja, tetapi hendaklah Kementerian Agama yang khusus dan tersendiri," demikian ucap Saleh Suaidy selaku juru bicara KNI Banyumas.

Anggota KNIP, khususnya dari partai Masyumi mendukung usulan tersebut. Sejumlah orang yang mendukung seperti: Mohammad Natsir, Dr. Muwardi, Dr. Marzuki Mahdi, dan M. Kartosudarmo

Usulan tersebut diterima secara aklamasi saat sidang KNIP. Selanjutnya, Presiden Soekarno memberi isyarat kepada Wakil Presiden Mohammad Hatta untuk membentuk Kementerian Agama melalui Penetapan Pemerintah No 1/S.D. tanggal 3 Januari 1946 (29 Muharram 1365 H). Pembentukan Kemenag dilakukan dalam Kabinet Sjahrir II.

Presiden Soekarno menunjuk Haji Mohammad Rasjidi sebagai Menteri Agama RI pertama dan memberitakan berdirinya Kementerian Agama melalui siaran Radio Republik Indonesia.

Sehari setelah pembentukan Kementerian Agama, Rasjidi dalam pidato yang disiarkan oleh RRI Yogyakarta menegaskan bahwa berdirinya Kementerian Agama adalah untuk memelihara dan menjamin kepentingan agama serta pemeluk-pemeluknya.


(izt/imk)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT