ADVERTISEMENT

Tanggal 3 Januari Hari Apa? Ini Sejarah Lahirnya Kemenag

Mutia Safira Fitri - detikNews
Kamis, 30 Des 2021 18:22 WIB
Tanggal 3 Januari Hari Apa? Ini Sejarah Lahirnya Kemenag
Tanggal 3 Januari Hari Apa? Ini Sejarah Lahirnya Kemenag - Kantor Kemenag RI (Foto: Dok. Kemenag)
Jakarta -

Tanggal 3 Januari hari apa? Ternyata adalah hari lahir Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia. Pada 3 Januari 2022, Kemenag akan merayakan Hari Amal Bhakti ke-76.

Proses pembentukan Kemenag cukup panjang. Lantas, bagaimana sejarah lahirnya Kemenag? Simak ulasan berikut.

Tanggal 3 Januari Hari Apa: Usulan Pertama Pembentukan Kemenag

Dilansir dari situs Kemenag, usulan pembentukan Kementerian Agama pertama kali disampaikan dalam Rapat Besar (Sidang) Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) pada tanggal 11 Juli 1945. Muhammad Yamin merupakan orang yang pertama kali mengusulkan pembentukan kementerian tersebut. Muhammad Yamin mengusulkan perlu diadakan kementerian yang istimewa, yaitu yang berhubungan dengan agama.

"Tidak cukuplah jaminan kepada agama Islam dengan Mahkamah Tinggi saja, melainkan agama Islam tersendiri. Pendek kata menurut kehendak rakyat, bahwa urusan agama Islam yang berhubungan dengan pendirian Islam, wakaf dan masjid dan penyiaran harus diurus oleh kementerian yang istimewa, yaitu yang kita namai Kementerian Agama," ucap Yamin.

Setelah itu, usulan pembentukan Kemenag menghadapi hambatan. Dalam sidang Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) tanggal 19 Agustus 1945, usulan tentang pembentukan Kementerian Agama tidak disepakati oleh anggota PPKI.

Tanggal 3 Januari Hari Apa: Usulan Lanjutan Pembentukan Kemenag

Usulan mengenai pembentukan Kemenag kembali muncul pada sidang Pleno Komite Nasional Indonesia Pusat (KNIP). Sidang tersebut diselenggarakan tanggal 25-27 November 1945.

Sidang pleno yang dipimpin Ketua KNIP Sutan Sjahrir saat itu dihadiri 224 anggota. Agenda sidang pleno membicarakan laporan Badan Pekerja (BP) KNIP, pemilihan keanggotaan/ketua/wakil ketua BP KNIP baru dan mengenai jalannya pemerintahan.

Usulan pembentukan Kemenag dalam sidang tersebut disampaikan oleh utusan Komite Nasional Indonesia Daerah Keresidenan Banyumas. 3 orang pengusul ide tersebut yaitu:

  1. K.H. Abu Dardiri
  2. K.H.M Saleh Suaidy
  3. M. Sukoso Wirjosaputro

"Supaya dalam negeri Indonesia yang sudah merdeka ini janganlah hendaknya urusan agama hanya disambilkan kepada Kementerian Pendidikan, Pengajaran dan Kebudayaan saja, tetapi hendaklah Kementerian Agama yang khusus dan tersendiri," demikian ucap Saleh Suaidy selaku juru bicara KNI Banyumas.

Usulan tersebut kemudian mendapat dukungan dari anggota KNIP khususnya dari partai Masyumi. Beberapa orang yang mendukung usulan tersebut seperti:

  1. Mohammad Natsir
  2. Dr. Muwardi
  3. Dr. Marzuki Mahdi
  4. M. Kartosudarmo

Tanggal 3 Januari Hari Apa: Pembentukan Resmi Kemenag

Secara aklamasi sidang KNIP menerima dan menyetujui usulan pembentukan Kementerian Agama. Selanjutnya, Presiden Soekarno memberi isyarat kepada Wakil Presiden Mohammad Hatta.

Pembentukan Kementerian Agama ditetapkan dalam Penetapan Pemerintah No 1/S.D. tanggal 3 Januari 1946 (29 Muharram 1365 H) yang berbunyi:

Presiden Republik Indonesia

Mengingat: usul Perdana Menteri dan Badan Pekerja Komite Nasional Pusat

Memutuskan: Mengadakan Kementerian Agama. Pembentukan Kemenag dilakukan dalam Kabinet Sjahrir II.

Saat itu, Presiden Soekarno mengangkat Haji Mohammad Rasjidi sebagai Menteri Agama RI pertama dan pemberitaan mengenai berdirinya Kementerian Agama disiarkan melalui Radio Republik Indonesia.

Rasjidi merupakan seorang menteri tanpa portofolio yang ada dalam Kabinet Sjahrir. Sehari setelah pembentukan Kementerian Agama, Rasjidi dalam pidato yang disiarkan oleh RRI Yogyakarta menegaskan bahwa berdirinya Kementerian Agama adalah untuk memelihara dan menjamin kepentingan agama serta pemeluk-pemeluknya.

Tanggal 3 Januari hari apa kini telah terjawab, yaitu kelahiran Kemenag. Tahun 2022, Kemenag akan merayakan Hari Amal Bhakti ke-76. Simak informasinya di halaman selanjutnya.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT