Sambut 2022, Wamenag: Saatnya Kita Songsong Tahun Toleransi

Nada Zeitalini Arani - detikNews
Kamis, 30 Des 2021 21:44 WIB
Wamenag Zainut Tauhid
Foto: Kemenag
Jakarta -

Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid mengajak masyarakat untuk tetap waspada di tengah penyebaran Omicron. Menurutnya, kewaspadaan dan kedisiplinan masyarakat menerapkan protokol kesehatan (prokes) menjadi kunci penting untuk menghindari gelombang ketiga pandemi di Indonesia.

"Alhamdulillah kondisi pandemi berangsur membaik. Kerja sama semua pihak mulai menunjukkan hasil, meski kita tetap harus waspada dan disiplin 5M, terlebih varian Omicron sudah masuk ke Indonesia," ucap Zainut dalam keterangan tertulis, Kamis (30/12/2021).

"Songsong tahun baru dengan semangat introspeksi dan kepedulian terhadap kesehatan di tengah pandemi ini," sambungnya.

Ia menambahkan kesadaran akan kesehatan menjadi hal penting dalam menentukan cara terbaik menyongsong tahun baru di tengah pandemi. Orang yang peduli akan kesehatan akan menjaga diri dan orang-orang terdekatnya dari potensi terpapar COVID-19.

Menurutnya dengan begitu semua bisa lebih arif dalam menyambut pergantian tahun. Kesadaran dan kepedulian ini juga menjadi penting untuk menyambut kehadiran tahun toleransi di 2022 seperti yang dicanangkan pemerintah.

"Setelah melakukan serangkaian proses penguatan moderasi beragama dalam beberapa tahun terakhir, saatnya kita songsong tahun toleransi," tuturnya.

Zainut menambahkan, tahun 2022 juga akan menjadi momentum bangkitnya semangat toleransi dan persaudaraan dalam merawat kerukunan di tengah keberagaman. Kebhinekaan Indonesia adalah anugerah Yang Maha kuasa. Nenek moyang bangsa ini telah mewariskan sikap toleran, tepa salira, saling menghormati di tengah keragaman.

"Keragaman adalah kekayaan dan kekuatan. Sudah seharusnya kita semua menguatkan sikap toleran dan terus jalin persaudaraan sebagaimana diajarkan pendahulu bangsa," ucap Zainut.

"Mari perkuat rasa kebangsaan, tebar semangat toleran, dan jadikan Indonesia sebagai barometer kerukunan umat beragama di dunia. Mari kita mulai dengan menyukseskan pencanangan 2022 sebagai tahun toleransi," pungkasnya.

(ncm/ega)