Beda Narasi Keributan Eks Driver Grab Vs Penumpang, Mana yang Benar?

Karin Nur Secha - detikNews
Selasa, 28 Des 2021 18:20 WIB
Polisi merilis kasus dugaan penganiayaan driver Grab kepada penumpang wanita
Polisi merilis kasus dugaan penganiayaan driver Grab kepada penumpang wanita. (Karin/detikcom)
Jakarta -

Eks driver Grab Godelfridus Janter atau GJ (47) dan penumpang wanita NT (25) memiliki versi masing-masing soal keributan. Dua-duanya mengklaim lebih dahulu mendapatkan pukulan. Lalu mana yang benar?

Keduanya kemudian saling lapor polisi. NT melaporkan GJ dengan tuduhan penganiayaan, sementara GJ melaporkan balik dengan tuduhan pengeroyokan.

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Ady Wibowo menjelaskan keduanya memiliki hak yang sama untuk melapor. Namun, dalam kasus ini, polisi tidak melihat siapa yang terlebih dahulu melapor ke polisi.

"Sementara itu, laporan awal terhadap korban ditangani oleh Polsek karena pada saat itu memang kejadiannya. Jadi tidak dalam konteks siapa duluan laporan, siapa duluan yang ditangani, no!" kata Ady kepada wartawan, Selasa (28/12/2021).

Ady mengatakan pihaknya menetapkan seseorang tersangka berdasarkan alat bukti. Jika laporan yang dilaporkan itu tidak memiliki unsur pidana, polisi tentu tidak sembarang menetapkan seseorang sebagai tersangka.

Nah, dalam perkara ini, menurut Ady, penyidik sudah memiliki minimal dua alat bukti, sehingga menetapkan GJ sebagai tersangka.

"Kalau itu tidak memenuhi unsur, yang pasti tidak bisa kita proses. Jadi saat ini yang sedang ditangani, memang sesuai dengan alat bukti yang sudah ditemukan dua alat bukti itu kepada si pelapor korban ini," jelas Ady.

Simak selengkapnya di halaman selanjutnya

Lihat juga Video: Polisi Dalami Laporan Balik Driver Taksi Online Terhadap Penumpangnya

[Gambas:Video 20detik]