ADVERTISEMENT

Sandi Temui Prabowo, Kamrussamad Tuding Pencitraan-Curhat Elektabilitas

Kadek Melda Luxiana - detikNews
Sabtu, 25 Des 2021 17:39 WIB
Panas hubungan Sandiaga dan Kamrussamad.
'Panas' hubungan Sandiaga dan Kamrussamad (Foto: dok. istimewa)


Diserang Kamrussamad

Sandiaga sebelumnya sempat mendapatkan serangan dari Kamrussamad. Panas hubungan Sandiaga dengan Kamrussamad dilatarbelakangi oleh deklarasi dukungan sejumlah ulama, yang mengatasnamakan Ijtima Ulama, terhadap Sandiaga sebagai calon presiden (capres) di Pemilu 2024. Deklarasi dukungan untuk Sandiaga itu digelar di Bandung dan Jakarta.

Kamrussamad bereaksi atas dukungan tersebut. Dia menuding Sandiaga merekayasa forum Ijtima Ulama dan menggunakan identitas ulama untuk kepentingan politik.

"Upaya rekayasa forum Ijtima Ulama DKI Jakarta (deklarasi bulan Oktober 2021) dan forum Ijtima Ulama Jawa Barat (deklarasi bulan Desember 2021) merupakan tindakan berpotensi menimbulkan politik identitas sebagai pemecah belah bangsa," kata Kamrussamad dalam keterangan tertulis yang berjudul 'Gerindra: Sesalkan Sandiaga Uno Rekayasa Ijtima Ulama demi Capres', Kamis (16/12/2021).

"Saya khawatir ada sekelompok oknum yang bekerja secara sistematis bersama Sandiaga sehingga tega lakukan eksploitasi identitas ulama," imbuhnya.

Beberapa hari kemudian, Sandiaga menjawab tudingan Kamrussamad. Sandiaga menegaskan bahwa saat ini fokusnya adalah menjalankan tugas dan fungsi sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf).

"Tanggapan saya adalah tentunya sekarang saya fokusnya di Parekraf. Nggak kepikiran sama sekali untuk melakukan hal-hal yang lain," ucap Sandiaga melalui video yang diterima detikcom, Minggu (19/12).

Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu menepis memanfaatkan identitas ulama untuk kepentingan politik. Sandiaga mengaku selalu memuliakan ulama.

"Tentunya saya selalu memuliakan ulama. Ulama itu waratsatul anbiya. Ulama itu adalah panutan saya dan kami sangat memuliakan dan panutan dari ulama-ulama," jelasnya.


(dek/dek)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT