Rekonstruksi Pembunuhan NTT: Anak Dibunuh Ibu, Ibu Dibunuh Eks Pacar

Antara - detikNews
Kamis, 23 Des 2021 18:47 WIB
Kabid Humas Polda NTT Kombes Rishian Krisna Budhiaswanto (dok Istimewa)
Kabid Humas Polda NTT Kombes Rishian Krisna Budhiaswanto (Dok. Istimewa)
Kupang -

Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (NTT) telah melakukan rekonstruksi kasus pembunuhan terhadap ibu dan bayi yang ditemukan tak bernyawa di Proyek SPAM. Hasilnya, diketahui bahwa pembunuh bayi berusia satu tahun itu adalah ibu kandungnya yang juga adalah korban pembunuhan.

"Dari hasil rekonstruksi yang dilakukan selama dua hari, diketahui bahwa korban Lael berusia satu tahun dibunuh oleh ibu kandungnya bernama Astri yang juga adalah korban dalam kasus ini," kata Kabid Humas Polda NTT Kombes Rishian Krisna B kepada wartawan di Kupang, Kamis (23/12/2021), seperti dilansir Antara.

Rishian mengatakan, dari hasil rekonstruksi itu, diketahui Astri ibu kandung Lael membunuh Lael karena pelaku Randy B, yang merupakan ayah biologis Lael, ingin mengambil Lael. Namun, karena tak ingin Lael dibawa oleh Randy, Astri kemudian membunuh Lael dengan cara mencekik dan membekap Lael.

Karena kesal dengan Astrid, karena sudah membunuh Lael. Randy lalu membekap dan mencekik Astri hingga tak bernyawa lagi.

"Jadi berdasarkan hasil autopsi penyebab kematian dari Astri dan Lael adalah kehabisan nafas karena dicekik atau dibekap oleh tersangka Randy," tambah dia.

Krisna menambahkan bahwa kasus pembunuhan tersebut berdasarkan hasil rekonstruksi yang dilakukan di 13 lokasi dengan 39 adegan diketahui bahwa pembunuhan terhadap Astri dan Lael terjadi pada 28 Agustus 2021 dan baru dikuburkan pada 31 Agustus 2021 oleh tersangka.

Selama rentan waktu empat hari itu jenazah Astri dan Lael dibiarkan begitu saja di dalam kendaraan yang disewanya sambil dia berusaha mencari kertas kresek untuk memasukkan jenazah dari Astri dan Lael.

Setelah dikuburkan di lokasi Proyek SPAM pada 31 Agustus, Randy kemudian kembali ke rumahnya dan bertemu dengan istri sahnya. Tetapi justru dimarahi karena sudah beberapa hari tidak kembali ke rumahnya tanpa kabar.

Simak selengkapnya di halaman selanjutnya.

Simak juga Video: Kronologi Pembunuhan Sadis Balita yang Ditemukan di Semak-semak di Demak

[Gambas:Video 20detik]