Usai Diperintah Bobby, Tumpukan Tanah Bikin Macet di Simalingkar Diangkut

Datuk Haris Molana - detikNews
Kamis, 23 Des 2021 14:47 WIB
Tumpukan tanah di Simalingkar mulai diangkut (Datuk-detikcom)
Tumpukan tanah di Simalingkar mulai diangkut. (Datuk/detikcom)
Medan -

Wali Kota Medan Bobby Nasution memerintahkan anak buahnya mengangkut tumpukan tanah galian proyek drainase yang bikin macet Jalan Karet Raya, Simalingkar, Medan. Empat hari kemudian, tanah itu diangkut.

Pantauan detikcom di lokasi, Kamis (23/12/2021), tumpukan tanah bekas galian drainase yang berada di Jalan Karet Raya mulai diangkut. Ada sejumlah orang yang terlihat masih bekerja mengangkut tumpukan tanah dari pinggir jalan ke dalam truk.

Sebagian pekerja lainnya tampak memasang U-ditch sebagai beton drainase tersebut. Warga sekitar menyebut tumpukan tanah itu mulai diangkut pada Rabu (22/12) sore.

Sebelumnya, warga mengeluhkan tanah galian yang menumpuk di pinggir jalan. Warga mengeluh karena tumpukan tanah itu membuat macet serta menyulitkan aktivitas warga.

Pantauan detikcom di Jalan Karet Raya, Simalingkar, Medan, pukul 15.00 WIB, Senin (20/12), tanah sisa galian proyek drainase itu terlihat bertumpuk di pinggir jalan.

Tumpukan tanah dan lubang galian proyek drainase itu membuat sejumlah warga tak bisa keluar-masuk rumah atau toko. Kemacetan juga terjadi karena jalanan yang semakin sempit.

"Memang dampaknya itu besar, besarnya itu di kita. Ini memang untuk bersama, tapi maksudnya kita kan jualan, kita cari pendapatan harian. Kalau dibuat kayak gini, kami ini rasa kok ini tanah ditutup di depan. Kami keluar saja nggak bisa. Jangankan mau cari makan, keluar saja kek nggak dikasih. Memangnya di sini nggak ada orang hidup? Ada yang hidup. Kami jualan, pendapatan kami harian," kata salah satu pedagang, Utak.

Bobby kemudian merespons keluhan warga tersebut. Bobby memerintahkan anak buahnya segera mengangkut tumpukan tanah itu.

"Ini sudah capek saya bilang sama PU. Begitu dikeruk, itu langsung diangkat. Kemarin juga hujan berapa hari berturut-turut. Itu kalau dikeruk masuk lagi," kata Bobby di Medan, Senin (20/12).

"Nanti, hari ini saya minta bersihkan," sambungnya.

(dhm/haf)