Nirina Zubir Senang Aset Mafia Tanah Akan Disita: Jangan Keluar Lalu Nikmati

Yogi Ernes - detikNews
Senin, 20 Des 2021 16:55 WIB
Nirina Zubir kembali diperiksa soal mafia tanah di Polda Metro Jaya, Senin (20/12/2021).
Nirina Zubir di Polda Metro Jaya (Yogi Ernes/detikcom)
Jakarta -

Nirina Zubir mengaku senang atas sikap penyidik dari Polda Metro Jaya yang akan menyita aset tersangka mafia tanah yang merugikan keluarganya. Artis sinetron itu menganggap langkah tegas dari polisi bisa menjadi efek jera bagi pelaku.

"Jadi perkembangan untuk kami menyenangkan lah karena kami juga sebenarnya ingin sekali memberikan pembelajaran untuk orang-orang yang istilahnya banyak yang bikin buat kesalahan tapi pasang badan gitu kan dan sekarang dari pihak polisi pun cukup tegas. Nggak bisa nih pasang badan aja karena aliran dana dan apa yang kalian miliki itu juga akan disita," kata Nirina di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (20/12/2021).

Nirina hari ini menyambangi Polda Metro Jaya untuk menanyakan perkembangan kasus mafia tanah yang merugikan keluarganya. Penyidik lalu mengatakan pihak kepolisian akan melakukan penyitaan aset tersangka mafia tanah.

Menurut Nirina, tindakan polisi itu bisa menjadi bukti ketegasan penyidik dalam menangani kasus mafia tanah. Pesinetron itu sempat menyinggung tersangka mafia tanah yang masih bisa hidup mewah selepas keluar dari penjara karena asetnya tidak disita polisi.

"Dia (tersangka) masuk ke dalam, terus menjalani hukuman berapa tahun. Begitu dia selesai menjalani hukuman, dia bisa menikmati lagi atau mungkin keluarganya bisa menikmati," ujar Nirina.

Nirina menyebut tindakan penyitaan yang akan dilakukan polisi akan dilakukan besok. Namun Nirina mengaku belum mengetahui aset tersangka mana saja yang disita polisi.

"Lokasinya juga belum terlalu tahu. Kita baru tahunya besok karena laporannya kan akan diberikan setelah dilakukan gitu. Jadi baru nanti kita update lagi biar semua tahu. Biar semua teman-teman yang mengalami kasus yang sama bisa istilahnya menjadi contoh juga dan bisa memperjuangkan hal-hal yang sama juga," katanya.

Kanit 2 Subdit Harda Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kompol Kemas Arifin sebelumnya telah mengatakan pihak polisi telah melakukan pemblokiran rekening bank lima tersangka mafia tanah keluarga Nirina. Rekening lima tersangka yang telah ditahan dibekukan untuk memudahkan pelacakan aliran dana.

Simak selengkapnya di halaman selanjutnya.