ADVERTISEMENT

Dibekuk, Buron Teroris Bom Katedral Sulsel Jaringan JAD-Penjual Siomai

Antara - detikNews
Senin, 13 Des 2021 23:24 WIB
Polisi perketat pengamanan di Gereja Katedral, Makassar (Hermawan/detikcom).
Polisi perketat pengamanan di Gereja Katedral Makassar usai terjadi bom pada 28 Maret lalu. (Hermawan/detikcom)

Sebelumnya, 58 orang tersangka teroris bom Gereja Katedral Makassar diterbangkan Densus 88 Polri ke Jakarta pada Juli lalu. Dua balita yang merupakan anak dari tersangka teroris turut diberangkatkan.

"Total 58 orang semua. Selain itu, juga diberangkatkan 2 orang balita yang merupakan orang tua di antara tersangka itu yang harus kita perhatikan juga," ungkap Kabid Humas Polda Sulsel Kombes E Zulpan, Jumat (2/7).

Para terduga teroris yang diberangkatkan ke Jakarta adalah 57 tersangka jaringan teroris diduga terkait bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar dan 1 tersangka yang sempat menjalani perawatan karena ditembak saat ditangkap beberapa waktu lalu yang merupakan bagian dari Kelompok Vila Mutiara.

Para terduga teroris itu terdiri dari 51 pria dan tujuh wanita. Pemberangkatan para teroris ke Jakarta melalui Bandara Sultan Hasanuddin, Kabupaten Maros, dengan menggunakan pesawat carteran.

Para terduga teroris dari Kelompok Vila Mutiara, yang merupakan jaringan teroris Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Sulsel. yang juga diduga terkait bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar tersebut akan menjalani penyelidikan oleh Densus 88 di Jakarta.


(jbr/aud)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT