ADVERTISEMENT

Densus 88 Tangkap 99 Terduga Teroris Usai Bom Katedral Makassar

Luqman Nurhadi Arunanta - detikNews
Jumat, 30 Apr 2021 17:32 WIB
Jakarta -

Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri total menangkap 99 terduga teroris usai bom bunuh diri yang meledak di depan Gereja Katedral Makassar. Terbaru, ada 11 teroris terkait bom di Makassar yang diamankan.

"Kemarin tanggal 29 April 2021, sejak siang sampai malam Densus 88 Antiteror Polri berhasil mengamankan kembali 11 terduga atau tersangka teroris kelompok JAD di Makassar," ujar Kabag Penum Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (30/4/2021).

Dia mengatakan 11 orang itu merupakan bagian dari jaringan yang sama dengan kelompok teroris yang telah ditangkap sebelumnya. Mereka diduga terkait dengan bom bunuh diri depan Katedral Makassar.

"Ini merupakan jaringan yang sama, yaitu jaringan yang merupakan Kelompok Villa Mutiara, kelompok teroris Jaringan Ansharut Daulah yang berasliasi dengan ISIS. Mereka, para tersangka, memiliki keterkaitan dengan peristiwa bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar," katanya.

Ramadhan menyampaikan Densus 88 telah melakukan penahanan terhadap 55 teroris di Makassar, dengan rincian 48 laki-laki dan 7 wanita. Kegiatan pencegahan aksi terorisme, kata Ramadhan, hingga kini masih terus dilakukan Polri.

"Pascaledakan Gereja Katedral di Makassar pada tanggal 28 Maret 2021 lalu, Densus 88 Antiteror Polri terus melakukan kegiatan tindakan kepolisian dalam rangka mencegah aksi-aksi terorisme di Tanah Air," ucapnya.

Secara keseluruhan, telah diamankan 99 teroris pascabom bunuh diri di Gereja Katedral di Makassar. Berikut ini rinciannya:

1. Wilayah NTB, 5 terduga teroris;
2. Wilayah Jakarta, 12 terduga teroris;
3. Wilayah Makassar, 55 terduga teroris;
4. Wilayah Jawa Timur, 5 terduga teroris;
5. Wilayah Jawa Barat, 6 terduga teroris;


6. Wilayah Jawa Tengah, 6 terduga teroris;
7. Wilayah Bekasi, 1 terduga teroris;
8. Wilayah Yogyakarta, 9 terduga teroris.

(run/haf)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT