Densus 88 Antiteror Tangkap Buronan Teroris Bom Katedral Makassar

Antara - detikNews
Senin, 13 Des 2021 23:03 WIB
Situasi di sekitar Gereja Katedral Makassar, Senin (29/3/2021) usai bom bunuh diri
Situasi di sekitar Gereja Katedral Makassar, Senin (29/3/2021), usai bom bunuh diri. (Hermawan Mappiwali/detikcom)
Jakarta -

Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menangkap satu buron teroris terlibat dalam aksi pengeboman di Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Kepala Bagian Bantuan Operasi (Banops) Densus 88 Antiteror Polri Kombes Aswin Siregar membenarkan penangkapan tersebut.

"Iya benar, ada satu orang," kata Aswin kepada wartawan seperti dilansir Antara, Senin (13/12/2021).

Aswin mengatakan buron tersebut ditangkap pekan lalu. Dia mengatakan buron tersebut masuk daftar pencarian orang (DPO) terkait bom di Gereja Katedral Makassar pada 28 Maret 2021.

"Ditangkap minggu lalu," ujarnya.

"Ini dari kelompok Jamaah Ansharut Daulah (JAD)," imbuh Aswin.

Berdasarkan informasi, buronan teroris tersebut berinisial MS. Dia ditangkap oleh Tim Densus 88 Antiteror Polri pada Senin (6/12) lalu di depan sebuah minimarket di Jalan Poros Rappang, Pareppare, Kabupaten Pinrang, Sulsel.

Pengeboman Gereja Katedral Makassar terjadi Minggu (28/3) lalu. Pelaku dua orang berinisial L dan YSm merupakan pasangan suami istri.

Pengeboman dilakukan dengan cara menggunakan bom bunuh diri. Kedua pelaku ditemukan meninggal dunia di lokasi kejadian.

(jbr/aud)