Pemilik Perusahaan Tepis Terkait Dugaan Tambang Ilegal di Tanah Bumbu

Tim detikcom - detikNews
Senin, 13 Des 2021 14:32 WIB
Tambang ilegal di Dompu (Faruk-detikcom)
Ilustrasi tambang ilegal (Dok. detikcom)
Jakarta -

Pemilik PT Sarabawa Kawa (PT SBKW) Syafruddin H Maming mengatakan perusahaannya tak terkait dengan dugaan penambangan ilegal di Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan. Syafruddin menyebut kasus tambang ilegal urusan pribadi tersangka SR selaku Direktur PT SBKW.

"Saya tidak tahu-menahu soal kasus tersebut dan tidak ada kaitannya sama sekali," ujar Syafruddin dalam keterangannya, Senin (13/12/2021).

Syafruddin menjelaskan, PT SBKW merupakan perusahaan pertambangan yang resmi serta memiliki izin. Dia menuturkan PT SBKW sudah lama tidak melakukan aktivitas penambangan.

"Namun apa yang dilakukan SR yang diduga melakukan penambangan illegal, adalah urusan pribadinya, dan sama sekali tak ada kaitannya dengan PT SBKW. Sejak tahun 2020, PT SBKW sudah tidak lagi melakukan aktivitas penambangan," ungkap Syafruddin.

Syafruddin menegaskan lagi bahwa dia dan adiknya, Ketum BPP Hipmi Mardani H Maming, tak terkait dengan kasus tambang ilegal yang melibatkan direkturnya.

"Kami tidak ada kaitan apa pun dengan kasus saudara SR, demikian pula dengan PT SBKW," tegas dia.

Sebelumnya, Polres Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, menangkap Direktur PT Sarabawa Kawa, Saipul Rahman, terkait dugaan tindak pidana penambangan ilegal. Kepala Teknik Tambang perusahaan tersebut, Fadlul Rakhman, juga diciduk.

"Melakukan tangkap tangan atas dugaan tindak pidana Penambangan Ilegal atau PETI (Penambangan Tanpa Ijin) sebagaimana dimaksud pada Pasal 158 UU Pertambangan Mineral dan Batubara," ujar Kasat Reskrim Polres Tanah Bumbu Iptu Wahyudi, didampingi Kasi Humas Polres Tanah Bumbu, AKP Ibrahim Made, dalam keterangannya, Kamis (9/12).

Wahyudi menerangkan penangkapan tersebut berdasarkan laporan masyarakat yang kemudian dilakukan penyelidikan pada 22 November 2021. Polisi menemukan PT Saraba Kawa melakukan penambangan ilegal di Desa Mangkal Api, Teluk Kepayang, Tanah Bumbu, Kalsel.

(idn/dhn)