Direktur Perusahaan Ditangkap Terkait Tambang Ilegal di Tanah Bumbu Kalsel

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 09 Des 2021 07:57 WIB
ilustrasi pria diborgol
Foto: thinkstock
Jakarta -

Polres Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan menangkap Direktur PT Sarabawa Kawa, Saipul Rahman terkait dugaan tindak pidana penambangan ilegal. Kepala Teknik Tambang perusahaan tersebut, Fadlul Rakhman juga diciduk.

"Melakukan tangkap tangan atas dugaan tindak pidana Penambangan Ilegal atau PETI (Penambangan Tanpa Ijin) sebagaimana dimaksud pada Pasal 158 UU Pertambangan Mineral dan Batubara," ujar Kasat Reskrim Polres Tanah Bumbu Iptu Wahyudi, didampingi Kasi Humas Polres Tanah Bumbu, AKP Ibrahim Made, dalam keterangannya, Kamis (9/12/2021).

Wahyudi menerangkan penangkapan tersebut berdasarkan laporan masyarakat yang kemudian dilakukan penyelidikan pada 22 November 2021. Polisi menemukan PT Saraba Kawa melakukan penambangan ilegal di Desa Mangkal Api, Teluk Kepayang, Tanah Bumbu, Kalsel.

Dijelaskan, PT Saraba Kawa melakukan penambangan di wilayah IUP PT Arutmin Indonesia. Yang mana PT Saraba Kawa tidak memiliki izin penambangan di lokasi tersebut.

"PT Saraba Kawa tidak memiliki Kontrak Kerjasama dengan pihak PT Arutmin Indonesia selaku pemegang IUP di lokasi areal yang diamankan tersebut," ujarnya.

Dari hasil penyidikan, Polres Tanah Bumbu menemukan penambangan yang dilakukan PT Saraba Kawa menghasilkan batu bara dan sudah dilakukan transaksi jual beli melalui PT Satui Baratama dan melalui Pelabuhan PT Borneo Indo Raya.

"Kepolisian Tanah Bumbu juga menemukan petunjuk bahwasanya penambangan ilegal tersebut telah dilakukan sejak 2016 yang lokasinya berbeda sehingga akan dilakukan pendalaman lebih lanjut," papar Wahyudi.

PT Saraba Kawa sudah memiliki IUP pertambangan, namun kegiatan yang dilakukan di luar titik koordinat kepemilikan IUP. Berdasarkan penelusuran polisi, PT Saraba Kawa merupakan perusahaan milik Syafruddin Maming.

Atas dugaan penambangan ilegal ini, Saipul Rahman dan Fadlul Rakhman diduga melanggar pasal 159 UU pertambangan dan mineral batu bara.

(idn/isa)