PT Jakarta Perberat Hukuman Mark Sungkar dan Harus Ditahan di Rutan

Andi Saputra - detikNews
Kamis, 09 Des 2021 11:38 WIB
Mark Sungkar Didakwa Perkaya Diri Rp 399 Juta terkait Dana Platnas Triathlon
Foto: Zunita Putri/detikcom
Jakarta -

Pengadilan Tinggi (PT) Jakarta memperberat hukuman Mark Sungkar (73) dari 1,5 tahun penjara menjadi 2,5 tahun penjara. Selain itu, PT Jakarta memerintahkan Mark Sungkar segera kembali ditahan di Rutan, saat ini tahanan kota. Mark terbukti melakukan korupsi dana Pelatnas Triathlon tahun anggaran 2018.

"Mengubah putusan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat tanggal 9 Juli 2021 Nomor 12/Pid.SusTPK/2021/PN.Jkt.Pst yang dimintakan banding tersebut sekadar mengenai lamanya pidana yang dijatuhkan dan mengenai pidana tambahan. Menjatuhkan pidana kepada Terdakwa dengan pidana penjara selama 2 (dua) tahun dan 6 (enam) bulan dan denda sebesar Rp50.000.000,00 (lima puluh juta rupiah) dengan ketentuan apabila denda tersebut tidak dibayar, diganti dengan pidana kurungan selama 1 (satu) bulan," demikian bunyi putusan PT Jakarta yang dilansir website-nya, Kamis (9/12/2021).

Duduk sebagai ketua majelis M Yusuf dengan anggota Haryono, Sugeng Hiyanto, Anthon Saragih, dan Margareta YUlie Bartin Setyaningsih. Majelis tinggi juga mewajibkan Mark Sungkar mengembalikan uang yang dikorupsi sebesar Rp 694 juta. Majelis juga mengubah status Mark dari tahanan kota menjadi tahanan rumah tahanan negara.

"Memerintahkan agar Terdakwa ditahan di rumah tahanan negara," ujar majelis.

Majelis menilai putusan Pengadilan Tipikor Jakarta yang lebih ringan dari tuntutan jaksa tidak mencerminkan tujuan dari pemidanaan tindak pidana korupsi yang merupakan extraordinary crime. Selain itu, penetapan tahanan kota juga tidak tepat.

"Dan dalam amar putusan tersebut menyatakan Terdakwa tetap berada dalam tahanan kota sehingga menimbulkan kekhawatiran putusan ini tidak dapat dilaksanakan oleh penuntut umum, di mana Terdakwa tidak ditemukan karena selama dalam tahanan kota tidak jelas pengawasannya sehingga dapat menimbulkan ketidakpastian," ujar majelis.

Simak Video 'Mark Sungkar Ogah Disebut Koruptor Usai Divonis 1,5 Tahun Penjara':

[Gambas:Video 20detik]