Pilu Siswi SMP Disekap-Diperkosa Anak Anggota DPRD Pekanbaru

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 03 Des 2021 22:29 WIB
a woman sitting on ground with arm around lower head, sexual violence , sexual abuse, human trafficking concept with shadow edge in white tone
Ilustrasi (Getty Images/iStockphoto/Favor_of_God)

Polisi Periksa Pelaku

Polisi melayangkan surat panggilan pemeriksaan untuk AR pada Selasa (30/11/2021). Panggilan itu disampaikan setelah polisi mendatangi rumah AR untuk meminta keterangan, tapi AR tidak ada di rumah.

Pada Kamis (2/12), anak anggota DPRD Pekanbaru yang diduga menyekap-memperkosa siswi SMP, AR (21), diperiksa polisi. AR datang didampingi ayahnya.

"Terlapor hari ini datang ke Polresta memenuhi panggilan kami kemarin. Dia datang didampingi ayahnya sekitar pukul 14.00 WIB," kata Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru Kompol Juper Lumbantoruan kepada wartawan, saat itu.

Juper mengatakan AR datang untuk dimintai keterangan atas laporan korban yang masih berusia 15 tahun. AR masih berstatus sebagai terlapor.

"Datang masih sebagai terlapor. Langsung diperiksa sama Unit PPA, sedang diperiksa sekarang. Selesai diperiksa nanti kita gelar kasusnya untuk menentukan status apakah tersangka atau seperti apa," kata Juper.

AR Jadi Tersangka dan Langsung Ditahan

AR (21), anak anggota DPRD Pekanbaru, ditetapkan sebagai tersangka penyekapan dan pemerkosaan siswi SMP. AR langsung ditahan.

"Sudah (tersangka), langsung ditahan di Mapolres," tegas Kasatreskrim Polresta Pekanbaru Kompol Juper Lumbantoruan, Jumat (3/12).

Juper mengatakan AR menjadi tersangka setelah diperiksa penyidik Unit PPA. Tak hanya pemeriksaan, penyidik juga langsung melakukan gelar perkara dan penetapan tersangka.

"Kemarin dia datang, diperiksa, gelar dan penetapan tersangka," imbuh Juper.

Dalam kasus itu, AR dijerat dengan Pasal 81 atau Pasal 82 UU Nomor 35 Tahun 2014 Perlindungan Anak.


(fas/fas)