Polisi Panggil Anak Anggota DPRD Pekanbaru Diduga Sekap-Perkosa Siswi SMP

Raja Adil Siregar - detikNews
Selasa, 30 Nov 2021 13:43 WIB
Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, Kompol Juper Lumbantoruan (Raja Adil/detikcom)
Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru Kompol Juper Lumbantoruan (Raja Adil/detikcom)
Pekanbaru -

Polisi melayangkan surat panggilan kepada AR (27), anak anggota DPRD Pekanbaru, atas kasus penyekapan dan pemerkosaan. Surat dilayangkan setelah polisi datang ke rumah pelaku kemarin.

"Kemarin kita bawa surat penangkapan, cuma yang bersangkutan tidak ada di rumah. Hanya ada bapaknya," ujar Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru Kompol Juper Lumbantoruan kepada detikcom, Selasa (30/11/2021).

Selanjutnya, polisi kembali mengirimkan surat panggilan terhadap AR sebagai terlapor. Surat panggilan dilayangkan hari ini kepada pelapor dan orang tuanya.

"Hari ini kita kirim surat panggilan. Surat panggilan pertama," kata Juper.

Juper memastikan kasus terus diusut. Hal ini setelah penyidik Unit PPA memeriksa pelapor, orang tua pelapor, dan saksi-saksi dari pelapor.

"Kenapa agak lama, karena memang saksi-saksi kemarin lama datang. Pelapor sama Pak RT baru diperiksa kemarin. Setelah itu baru kami periksa terlapor," kata Juper.

Sebelumnya, siswi berinisial AS (15) datang ke Polresta melaporkan dugaan penyekapan dan pemerkosaan. AS datang didampingi ayahnya, A, dan kuasa hukum, Dedy Haryanto Lubis, Jumat (19/11).

Dia melapor setelah anaknya yang diduga disekap dan diperkosa dua kali oleh AR. Pemerkosaan diduga dilakukan di rumah anggota DPRD Pekanbaru, ES.

Korban mengaku baru berani melapor setelah kejadian pada 25 September lalu karena terus diancam dan diintimidasi. Di rumah itu juga tempat tinggal orang tua terduga pelaku dan masih menjabat anggota DPRD Pekanbaru, ES.

(ras/jbr)