2 Eks Anggota Gerindra Gugat Prabowo Rp 1 Triliun

Andi Saputra - detikNews
Kamis, 02 Des 2021 17:19 WIB
Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto melakukan prosesi potong tumpeng dalam perayaan HUT ke-12 Gerindra. Prabowo memberikan potongan tumpeng kepada Anies-Sandi.
Prabowo Subianto (Grandyos Zafna/detikcom)

Gugatan Setiyadji Setyawidjaja

Setiyadji Setyawidjaja juga mengajukan gugatan. Tergugat I dalam kasus gugatan ini adalah DPP Gerindra cq Prabowo Subianto selaku Ketum DPP Gerindra, tergugat II Majelis Kehormatan DPP Gerindra cq Habiburokhman selaku Ketua Majelis Kehormatan DPP Gerindra dan DPD Gerindra Jawa Tengah cq Abdul Wachid selaku Ketua DPD Gerindra Jateng.

Dalam provisi:

1. Menerima dan mengabulkan permohonan provisi Penggugat secara keseluruhan;
2. Menyatakan dan menetapkan bahwa sebelum perkara ini memperoleh putusan yang mempunyai kekuatan hukum yang tetap, seluruh putusan dan/atau keputusan yang telah dikeluarkan oleh Tergugat I dan Tergugat II yang berkaitan Penggugat sebagai Anggota Partai Gerindra dan Fraksi Partai Gerindra di DPRD Kabupaten Blora periode 2019-2024 berada dalam status quo dan tidak membawa akibat hukum;
3. Memerintahkan Tergugat I untuk menghentikan semua proses, perbuatan atau tindakan dan pengambilan keputusan apapun juga terkait dengan Penggugat sebagai Anggota Partai Gerindra dan Fraksi Partai Gerindra di DPRD Kabupaten Blora periode 2019 - 2024 sampai perkara ini mempunyai kekuatan hukum yang tetap.

Dalam pokok perkara:

1. Menerima dan mengabulkan gugatan Penggugat untuk seluruhnya;
2. Menyatakan Tergugat I, Tergugat II, dan Tergugat III melakukan perbuatan melawan hukum ("onrechtmatige daad");
3. Menyatakan tidak sah dan/atau batal demi hukum dan/atau tidak mempunyai kekuatan hukum mengikat seluruh perbuatan atau keputusan Tergugat I terkait proses pemeriksaan dan persidangan terhadap Penggugat;
4. Menyatakan tidak sah dan/atau batal demi hukum dan/atau tidak mempunyai kekuatan hukum mengikat Surat Keputusan Tergugat I, Surat Keputusan Dewan Pengurus Pusat Partai Gerakan Indonesia Raya Nomor: 09-0246/Kpts/DPP-GERINDRA/2021 tertanggal 13 September 2021 tentang Pemberhentian Keanggotaan Sdr. H.Setiyadji Setyawidjaja SH;
5. Menyatakan tidak sah dan/atau batal demi hukum dan/atau tidak mempunyai kekuatan hukum mengikat putusan sidang Tergugat II, Putusan Sidang Majelis Kehormatan DPP Partai Gerindra tanggal 23 Agustus 2021 yang menyatakan atas nama H. Setiyadji Setyawidjaja SH sebagai teradu terbukti bersalah melanggar AD/ART Partai Gerindra, mencabut dan memberhentikan atas nama H. Setiyadji Setyawidjaja, SH dari keanggotaan Partai Gerindra dan memberikan rekomendasi kepada Ketua Dewan Pembina dan DPP Partai Gerindra untuk dilaksanakan Pergantian Antar Waktu (PAW);
6. Menyatakan tidak sah dan/atau batal demi hukum dan/atau tidak mempunyai kekuatan hukum mengikat Surat Terrgugat III, Surat DPD Partai Gerindra Provinsi Jawa Tengah Nomor: JT/06-034/A/DPD-GERINDRA/2021 tanggal 4 Juni 2021 perihal usulan pemberhentian anggota fraksi Partai Gerindra DPRD Kabupaten Blora atas nama H Setiyadji Setyawidjaja SH dikarenakan melanggar AD/ART Partai Gerindra dan dinilai tidak aktif serta tidak loyal terhadap Partai;
7. Memerintahkan Tergugat I untuk mencabut Surat Keputusan Dewan Pengurus Pusat Partai Gerakan Indonesia Raya Nomor: 09-0246/Kpts/DPP-GERINDRA/2021 tertanggal 13 September 2021 tentang Pemberhentian Keanggotaan Sdr Setiyadji Setyawidjaja SH;
8. Memerintahkan Tergugat II untuk mencabut Putusan Sidang Majelis Kehormatan DPP Partai Gerindra tanggal 23 Agustus 2021 yang menyatakan atas nama H Setiyadji Setyawidjaja, SH sebagai teradu terbukti bersalah melanggar AD/ART Partai Gerindra, mencabut dan memberhentikan atas nama H. Setiyadji Setyawidjaja SH dari keanggotaan Partai Gerindra dan memberikan rekomendasi kepada Ketua Dewan Pembina dan DPP Partai Gerindra untuk dilaksanakan Pergantian Antar Waktu (PAW);
9. Memerintahkan Tergugat III untuk mencabut Surat DPD Partai Gerindra Provinsi Jawa Tengah Nomor: JT/06-034/A/DPD-GERINDRA/2021 tanggal 4 Juni 2021 perihal usulan pemberhentian anggota fraksi Partai Gerindra DPRD Kabupaten Blora atas nama H. Setiyadji Setyawidjaja SH dikarenakan melanggar AD/ART Partai Gerindra dan dinilai tidak aktif serta tidak loyal terhadap Partai;
10. Menguatkan Putusan Provisi;

Simak selengkapnya di halaman selanjutnya.