HUT PGRI Diperingati di 25 November, Simak Lagi Sejarahnya

Kanya Anindita Mutiarasari - detikNews
Kamis, 25 Nov 2021 10:58 WIB
HUT PGRI diperingati setiap 25 November sebagai Hari Guru Nasional. Bagaimana sejarah terbentuknya PGRI?
HUT PGRI Diperingati di 25 November, Simak Lagi Sejarahnya Foto: Pradita Utama
Jakarta -

HUT PGRI diperingati setiap 25 November sebagai Hari Guru Nasional. Peringatan HUT PGRI sekaligus Hari Guru Nasional sebagai apresiasi kepada guru-guru di Indonesia atas jasanya dalam dunia pendidikan.

Organisasi Persatuan Guru Nasional Indonesia (PGRI) memiliki sejarah tersendiri hingga berdiri sampai sekarang. Berikut ulasan sejarah organisasi Guru di Indonesia sebelum menjadi PGRI.

Sejarah Berdirinya PGRI: Diawali dari PGHB

Melansir dari situs PGRI DKI Jakarta, awal berdirinya organisasi guru-guru pribumi pada zaman Belanda adalah Persatuan Guru Hindia Belanda (PGHB). PGHB berdiri pada tahun 1912.

Organisasi ini terdiri dari Guru Bantu, Guru Desa, Kepala Sekolah serta Pemilik Sekolah, dengan latar pendidikan yang berbeda-beda. Mereka umumnya bertugas di Sekolah Desa dan Sekolah Rakyat Angka Dua.

Berbagai Organisasi Guru Sebelum PGRI

Sebelum PGRI resmi berdiri, terdapat berbagai organisasi guru di Indonesia selain PGHB. Organisasi-organisasi tersebut di antaranya:

  • Persatuan Guru Bantu (PGB)
  • Perserikatan Guru Desa (PGD)
  • Persatuan Guru Ambachtsschool (PGAS)
  • Perserikatan Normaalschool (PNS)
  • Hogere Kweekschool Bond (HKSB)
  • Christelijke Onderwijs Vereneging (COV)
  • Katolieke Onderwijsbond (KOB)
  • Vereneging Van Muloleerkrachten (VVM)
  • Nederlands Indische Onderwijs Genootschap (NIOG)

Perubahan Nama PGHB Menjadi PGI

Adanya semangat kebersamaan, membuat guru-guru pribumi saat itu ingin memperjuangkan hak mereka. Salah satu hasilnya adalah kepala HIS yang dulu selalu dijabat oleh orang Belanda, satu per satu pindah ke tangan orang Indonesia.

Sebelum menjadi PGRI, nama Persatuan Guru Hindia Belanda (PGHB) diubah menjadi Persatuan Guru Indonesia (PGI) pada tahun 1932. Perubahan nama ini mengejutkan pemerintah Belanda, karena kata 'Indonesia' yang mencerminkan semangat kebangsaan Indonesia sangat tidak disenangi oleh Belanda. Sebaliknya kata 'Indonesia' ini sangat didambakan oleh guru dan bangsa Indonesia.

Peresmian PGRI di Kongres Guru Indonesia

PGRI yang sebelumnya memiliki nama PGI, diresmikan saat Kongres Guru Nasional, tepatnya 25 November 1945 di Surakarta. Kongres ini dihadiri oleh guru-guru yang aktif mengajar, pensiunan guru yang aktif berjuang, dan pegawai pendidikan Republik Indonesia yang baru dibentuk.

Fungsi dan Kewenangan PGRI

Mengutip dari situs PGRI Kab. Sampang, PGRI sebagai organisasi profesi guru memiliki kewenangan yang tercantum dalam Undang-Undang No. 14 tentang Guru dan Dosen. Kewenangan organisasi PGRI adalah sebagai berikut.

  • Menetapkan dan menegakkan kode etik guru
  • Memberikan bantuan hukum kepada guru
  • Memberikan perlindungan profesi guru
  • Melakukan pembinaan dan pengembangan profesi guru
  • Memajukan pendidikan nasional

HUT PGRI hari ini sekaligus diperingati sebagai Hari Guru Nasional. Simak pidato Mendikbud Ristek pada Hari Guru Nasional 2021 di halaman selanjutnya.

Simak video 'Hari Guru Nasional, Nadiem Makarim: Guru Nyalakan Obor Perubahan':

[Gambas:Video 20detik]