Berterima Kasih ke Mega, Herman Hery Terharu Tinggalkan Komisi III DPR

Firda Cynthia Anggrainy - detikNews
Senin, 22 Nov 2021 18:39 WIB
Kapolri Jenderal Tito Karnavian merilis kasus kasus tindak pidana perdagangan orang di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (18/8/2016) 14 tersangka dan 30 korban dari NTT dihadirkan dalam rilis tersebut.
Herman Hery (Rachman Haryanto/detikcom)
Jakarta -

Fraksi PDI Perjuangan (PDIP) DPR RI mengacak ulang alias merotasi jabatan Ketua Komisi III DPR RI. Jabatan yang sebelumnya dipegang Herman Hery tersebut kini diemban Bambang Wuryanto alias Bambang Pacul yang sebelumnya menjabat Wakil Ketua Komisi VII DPR RI.

Pada momentum pelantikan ketua Komisi III DPR baru, Herman Hery menghaturkan rasa terima kasih ke partainya atas kepercayaan kepada dirinya menduduki jabatan Ketua Komisi III DPR RI selama dua tahun.

"Pertama, saya mau sampaikan di sini, terima kasih kepada Ibu Megawati yang sudah menugaskan saya sebagai Ketua Komisi III DPR selama dua tahun. Itu adalah bentuk kepercayaan pimpinan ke saya sebagai petugas partai," ujar Herman usai proses serah terima jabatan di ruang rapat Komisi III DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat (Jakpus), Senin (22/11/2021).

Selain itu, ia menyampaikan rasa terima kasihnya kepada para pimpinan dan anggota Komisi III DPR lintas fraksi. Herman Hery mengatakan perbedaan partai tak menjadi masalah baginya menyelesaikan tugas di komisi yang membidangi hukum ini.

"Kedua, saya berterima kasih kepada semua teman-teman Komisi III DPR lintas fraksi. Betul kita berbeda partai, tetapi selama 2 tahun saya memimpin sebagai ketua Komisi III DPR, kita sudah bergandengan bersama untuk membawa misi tugas kita bagi kemaslahatan bangsa dan konstituen kita," kata Herman Herry.

Ia menyampaikan dirinya sebagai politikus siap menerima penugasan selanjutnya yang dilimpahkan oleh PDIP.

"Saat saya dipanggil pimpinan fraksi, bahwa ada rotasi. Saya nyatakan siap. Saya menjunjung tinggi loyalitas terhadap penugasan dari partai saya," sambungnya.

Dalam kesempatan itu, Herman Hery mengaku merasa bangga menjadi bagian dari Komisi III DPR selama belasan tahun belakangan. Mulai dari anggota, wakil, sampai menjadi ketua di komisi hukum tersebut.

"Sudah banyak suka dan duka bersama di Komisi III DPR. Lebih banyak senangnya. Kenapa? Karena Komisi III DPR sangat rujuk. Komisi III DPR ini kedengaran orang sangat berat, tetapi karena berat itulah kebersamaan kita, saling bergandengan tangan, saling menghormati terutama dalam membawa misi tugas ke DPR-an kita," katanya.

"Saya tentu meninggalkan Komisi III DPR dengan rasa bangga, hormat dan juga terharu," ujar dia sore itu.

(gbr/gbr)