Bupati Banyumas Curhat Takut OTT, Berapa Banyak Kepala Daerah Dijerat KPK?

Azhar Bagas Ramadhan - detikNews
Rabu, 17 Nov 2021 12:03 WIB
Jakarta -

Belakangan ini viral video Bupati Banyumas Achmad Husein meminta KPK memanggil kepala daerah lebih dulu sebelum melakukan operasi tangkap tangan (OTT). Lantas, ada berapakah kepala daerah yang sudah dijerat oleh KPK?

Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron mengungkapkan ada 155 kepala daerah yang telah ditangkap sejak KPK berdiri. Hal itu dikatakan Ghufron pada kuliah umum antikorupsi di Universitas Pembangunan Nasional Veteran Surabaya, Selasa (16/11/2021).

"Bayangkan berapa persen sisanya? Belum lagi dari pusat. Menteri, hakim, bahkan hakim konstitusi, dirjen sampai ke kepala dinas sudah pernah ditangani KPK," kata Ghufron.

Ghufron menyebut, dari 155 itu, di antaranya 27 gubernur dan wakil gubernur dari 34 provinsi di Indonesia. Dia mengatakan lembaga pendidikan merupakan aspek penting dalam menggantikan kepala daerah yang tak berintegritas itu.

"Yang ditangkap KPK seratus orang, yang masih mau menggantikan ada seribu. Karena terproduksi oleh lembaga pendidikan yang mengorientasikan kehidupan ilmunya pada uang. Ini tujuan kami datang ke sini, menjelaskan bahaya korupsi," ujarnya.

Terakhir, KPK melakukan OTT terhadap Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) Andi Putra. Andi diketahui terlibat dalam kasus dugaan suap perpanjangan izin hak guna usaha (HGU) perusahaan swasta terkait sawit.

Sebelum Andi, KPK juga menangkap Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex Noerdin. Dodi diketahui tersandung dalam kasus dugaan suap terkait proyek infrastruktur di Dinas PUPR Kabupaten Musi Banyuasin.

KPK juga melakukan OTT terhadap Bupati Kolaka Timur Andi Merya Nur. Andi Merya diduga menerima suap dari Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kolaka Timur Anzarullah terkait dana hibah relokasi dan rekonstruksi dari BNPB.

Simak selengkapnya di halaman selanjutnya: