Atap Kios di Sumsel Roboh Kena Helikopter Latihan, TNI: Konstruksinya Rapuh

M Syahbana - detikNews
Jumat, 12 Nov 2021 16:17 WIB
Atap rusak akibat angin dari helikopter diperbaiki TNI (dok. Istimewa)
Atap rusak akibat angin dari helikopter diperbaiki TNI (dok. Istimewa)
Palembang -

Video menunjukkan helikopter terbang rendah hingga merobohkan atap kios di Sumatera Selatan (Sumsel) viral. TNI mengatakan atap tersebut roboh karena konstruksi yang rapuh.

"Itu karena salah satu bangunan yang konstruksi atap di depan kios pempek itu rapuh. Diduga pakai bahan yang kualitasnya kurang baik, jadi roboh," kata tim Dispenad, Mayor Infanteri Hikmat Illahi, kepada wartawan, Jumat (12/11/2021).

Peristiwa itu terjadi saat TNI menggelar Latancab Kartika Yudha 2021 di Ogan Komering Ulu, Sumsel. Helikopter itu terbang di kawasan Jalan Lintas Tengah Sumatera, Martapura, OKU Timur, Jumat (5/11).

Dalam video viral itu, terlihat helikopter terbang dan angin yang dari baling-baling helikopter membuat atap kios pempek roboh. Warga di sekitar lokasi juga terlihat berlarian.

Kembali ke Hikmat. Dia mengatakan kerusakan langsung diperbaiki pada hari itu juga.

"Hari itu juga tim perbaikan langsung turun ke lokasi untuk memperbaiki, dan saat ini bangunan itu malah lebih kokoh lagi dari sebelumnya," kata Hikmat.

Hikmat juga mengatakan helikopter sudah terbang sesuai aturan. Dia menyebut sudah ada pemberitahuan ke instansi terkait dan warga sekitar soal latihan tersebut.

"Helikopter sesuai dengan ketentuan terbang di daerah aman terbang, kerusakan hanya satu itu saja, tidak ada yang lain. Sebelumnya, kita juga sudah memberikan pemberitahuan ke berbagai pihak dan masyarakat sekitar bahwa akan dilaksanakan latihan di daerah Puslatpur sini dan apabila ada kerugian atau kerusakan TNI AD akan mengganti," terangnya.

Camat setempat juga menyebut atap kios itu roboh gara-gara konstruksi kurang baik. Pihak kecamatan berterima kasih kepada TNI yang langsung memperbaiki kerusakan.

"Ya memang konstruksi atap kiosnya yang kurang baik, jadi wajar roboh. Banyak bangunan lain di sekitar sana bahkan yang lebih reyot juga kondisinya aman-aman saja," kata Camat Martapura OKU Timur, Harlius.

"Latihan seperti ini memang sudah tiap tahun, warga di sini juga sudah terbiasa. Kami dari pihak kecamatan mengucapkan terima kasih kepada jajaran TNI sudah peduli dengan sikon (situasi dan kondisi) masyarakat, kami menyambut baik dan mengapresiasi gerak cepat tindakan perbaikan yang dilakukan," sambungnya.

(haf/idh)