Qatar Bilang Negosiasi AS-Iran Progresif, Draf Perjanjian Damai Lagi Dibahas

Qatar Bilang Negosiasi AS-Iran Progresif, Draf Perjanjian Damai Lagi Dibahas

Firda Cynthia Anggrainy - detikNews
Rabu, 05 Agu 2026 00:22 WIB
This frame grab taken from AFPTV video footage on July 12, 2026 shows a cargo ship anchoring near the Strait of Hormuz off the eastern coast of the United Arab Emirates at Khor Fakkan. Tehran announced it was closing the Strait of Hormuz on July 12 a
Foto: Ilustrasi. Selat Hormuz di tengah perang AS dan Iran. (AFP/-)
Jakarta -

Qatar menyebut upaya penyelesaian konflik antara Amerika Serikat (AS) dan Iran berada pada tahap progresif. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Qatar, Majed al-Ansari, mengatakan draf perjanjian potensial sedang diedarkan di antara pihak yang berkaitan.

Dilansir CNN, Selasa (4/8/2026), Al-Ansari ditanya soal pernyataan yang saling bertentangan yang dikeluarkan oleh pejabat AS dan Iran tentang apakah negosiasi sedang berlangsung atau tidak. Al-Ansari mengatakan semua pihak masih intensif mengupayakan resolusi jangka pendek.

"Kami dapat mengkonfirmasi bahwa upaya masih berlangsung dengan semua pihak. Kami sedang mengupayakan resolusi diplomatik saat ini," katanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Al-Ansari mengatakan berbagai pihak di lapangan masih terus berupaya menangani krisis antara AS dan Iran untuk mencapai kesepakatan.

"(Ada) upaya saat ini di lapangan (untuk menyelesaikan krisis yang berada pada) tahap yang sangat progresif," kata al-Ansari.

"Kami bekerja sama dengan semua pihak untuk melihat upaya ini. Jadi saya dapat mengkonfirmasi bahwa upaya tersebut sedang berlangsung saat ini," imbuhnya.

Lebih lanjut, Al-Ansari mengatakan negara-negara di seluruh kawasan turut terlibat untuk bekerja sama menyelesaikan masalah tersebut. Dia menambahkan bahwa negaranya berkoordinasi sangat erat dengan Oman untuk memfasilitasi negosiasi dua negara yang berkonflik.

"(Qatar dan Oman) memfasilitasi pembicaraan antara kedua belah pihak dan bertukar ide serta bertukar draf antara kedua belah pihak," kata Al-Ansari.

Dia menambahkan, draf perjanjian damai AS dan Iran saat ini telah dibahas dan dipertukarkan di antara kedua negara.

"Draf selalu dipertukarkan... Saya dapat memberi tahu Anda bahwa draf kesepakatan yang mungkin telah dibuat dan sedang diedarkan di antara para pihak," katanya.

Fokus mediator saat ini, kata dia, menemukan resolusi jangka pendek yang akan membawa Washington dan Teheran kembali ke meja perundingan.

"Saat ini, kami belum memiliki kesepakatan apa pun terkait pembicaraan langsung," kata Al-Ansari.

"Kami berharap jika kami dapat memulai kembali pembicaraan dalam waktu dekat, kami akan dapat mendorong kesepakatan besar yang akan membantu kami kembali ke situasi damai di kawasan kami," lanjutnya.

Halaman 2 dari 2
(fca/ygs)


Berita Terkait