Kronologi Ricuh di Rumah Detensi Imigrasi Jakbar dan Tewasnya WN Nigeria

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 11 Nov 2021 15:09 WIB
Garis Polisi Dilarang Melintas
Ilustrasi (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) mengakui adanya kericuhan di Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Jakarta, Kalideres. Imbas kericuhan ini, seorang WN Nigeria Kingsley Chukwuebuka (35) meninggal dunia karena serangan jantung.

Kepala Bagian Humas dan Umum Ditjen Imigrasi Kemenkumham Arya Pradhana Anggakara menjelaskan, sebelum meninggal dunia, Kingsley dan beberapa deteni asal Nigeria melakukan perlawanan fisik kepada petugas Rudenim dan petugas dari Polsek Kalideres yang membantu pengamanan.

Angga menjelaskan kericuhan terjadi lantaran para deteni asal Nigeria itu menolak dipindahkan ke blok sel lainnya.

"Kegiatan pemindahan deteni ini sempat ricuh sehingga petugas menghentikan prosesnya dan kemudian melakukan persuasi kepada deteni," ujar Angga dalam keterangan pers, Rabu (10/11/2021).

WN Nigeria Ditemukan Lemas

Setelah berhasil memindahkan para deteni, petugas menemukan Kingsley Chukwuebuka dalam kondisi lemas. Petugas lalu membawanya ke RS Mitra Keluarga.

"Setelah berhasil dilakukan pemindahan terhadap deteni, petugas menemukan deteni atas nama Kingsley Chukwuebuka sudah terlihat lemas dan tampak kelelahan, lalu dibawa ke rumah sakit terdekat," katanya.

Simak selengkapnya di halaman selanjutnya.