Malam Minggu, Sebagian Tempat Karaoke Masih Tutup Meski DKI Izinkan Buka

Marteen Ronaldo Pakpahan - detikNews
Sabtu, 06 Nov 2021 18:11 WIB
Sebagian tempat karaoke di Jakarta belum buka, 6 November 2021. (Marteen Ronaldo Pakpahan/detikcom)
Sebagian tempat karaoke di Jakarta belum buka, 6 November 2021. (Marteen Ronaldo Pakpahan/detikcom)
Jakarta -

Pemprov DKI Jakarta mulai menguji coba pembukaan tempat karaoke di masa PPKM level 1. Namun sejumlah tempat karaoke masih tutup malam minggu ini.

Sabtu (6/11/2021) petang, detikcom mengecek tiga tempat karaoke di antara 62 tempat karaoke yang mengantongi izin pembukaan dari Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta. Ternyata tiga tempat karaoke itu masih tutup.

Tiga tempat karaoke itu adalah Inul Vista Buaran, Jakarta Timur, dan Inul Vista Tebet, Jakarta Selatan, serta Diva di Tebet Jakarta Selatan.

Suasana depan di dua tempat itu sama, yakni pintu tertutup. Ada gembok di gagangnya.

Sebagian tempat karaoke di Jakarta belum buka, 6 November 2021. (Marteen Ronaldo Pakpahan/detikcom)Sebagian tempat karaoke di Jakarta belum buka, 6 November 2021. (Marteen Ronaldo Pakpahan/detikcom)

Tidak ada aktivitas yang terlihat di dalam tempat karaoke tersebut. Hanya, beberapa petugas yang berada di sana tampak melakukan pembersihan ruangan dan alat-alat yang lainnya.

"Belum buka, kita masih bersih-bersih dulu sampai sekarang. Senin atau Selasa kita pastikan kembali buka atau tidaknya," ujar Dini salah satu petugas saat ditemui di lokasi, Inul Vista Buaran, Jakarta Timur.

Di tempat lain, yakni di Tebet Jakarta Selatan, Dudung, salah satu pegawai Diva Karaoke, mengatakan hal yang sama. Dia menerangkan kondisi di dalam karaoke belum kembali ditata.

"Kan selama hampir satu tahun kita tutup ini dan hasilnya banyak barang-barang kita yang rusak akibat digerogoti tikus," ujar Dudung.

Ia pun belum dapat memastikan kapan tempat kerjanya akan dibuka kembali. Pasalnya, ia harus membenahi seluruh alat yang ada sebelum dapat dibuka dan dipakai oleh pengunjung yang datang.

"Kita lihat lagi nanti," kata Dudung.

Sebagian tempat karaoke di Jakarta belum buka, 6 November 2021. (Marteen Ronaldo Pakpahan/detikcom)Sebagian tempat karaoke di Jakarta belum buka, 6 November 2021. (Marteen Ronaldo Pakpahan/detikcom)

Merujuk Surat Edaran Disparekraf DKI Jakarta Nomor 291/SE/2021, unit usaha karaoke hanya boleh menerima pengunjung yang sudah divaksinasi COVID-19 dengan kapasitas 25 persen. Sedangkan untuk ruangan bernyanyi yang boleh digunakan 50 persen dari jumlah ruangan yang tersedia.

"Seluruh karyawan dan pengunjung tanpa terkecuali yang memasuki tempat usaha karaoke keluarga wajib sudah divaksinasi COVID-19, memiliki sertifikat vaksin yang tertera dalam akun PeduliLindungi dalam kondisi sehat, dan mematuhi prokes," demikian bunyi diktum kedua SE.

Kemudian, masing-masing tempat karaoke diwajibkan membentuk tim Satgas COVID-19 internal untuk mengawasi prokes di lokasi. Para pengunjung diminta melakukan reservasi terlebih dahulu secara online dan durasi bernyanyi dibatasi maksimal 3 jam.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Patria Riza mengimbau masyarakat mematuhi protokol kesehatan saat uji coba pembukaan tempat karaoke. Hal ini sebagai upaya mencegah penyebaran virus Corona di tempat hiburan.

Dia pun tak segan mencabut izin usaha apabila mendapati tempat karaoke yang melanggar aturan. Saat uji coba tempat karaoke, dia meminta pengelola menaati protokol kesehatan demi keamanan bersama.

"Dipastikan, apabila melanggar, akan kami beri sanksi, termasuk kami cabut izin usahanya," kata Wagub Riza di YPI Al Azhar, Jaksel, Sabtu (6/11).

(dnu/dnu)