Olah TKP, Polisi Runutkan Detik-detik Tabrak Lari Petinggi BUMN di Jaksel

Yogi Ernes - detikNews
Sabtu, 06 Nov 2021 12:14 WIB
Jakarta -

Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) kasus tabrak lari yang menewaskan petinggi BUMN, Aris Kadarisman (45), di Jl Antasari, Jakarta Selatan. Olah TKP hari ini menggunakan metode traffic accident analysis (TAA).

Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Edi Suprianto mengatakan hari ini merupakan olah TKP kedua yang dilakukan polisi. Olah TKP hari bertujuan merunutkan kronologi peristiwa kecelakaan maut itu terjadi.

"Hari ini kita lakukan analisis dengan 3D scanner. Lewat alat itu kita membuat analisis pada saat sebelum, pada saat terjadi, dan pada saat sesudah terjadi," kata Edi di Jl Antasari, Jakarta Selatan, Sabtu (6/11/2021).

Menurut Edi, lewat alat 3D scanner yang digunakan dalam olah TKP hari ini, nantinya runutan peristiwa itu akan tergambar dalam sebuah bentuk video animasi. Gambaran itu nantinya digunakan petugas dalam menganalisis penyebab hingga kronologi terjadinya kecelakaan maut tersebut.

"Nanti, setelah itu, kita nanti kumpulkan dan jadi suatu analisis, kita print hasilnya, baru kita analisis. Kita usahakan dengan waktu yang secepat-cepatnya," jelas Edi.

Dari olah TKP hari ini, polisi menemukan enam titik di lokasi yang berkaitan saat runutan korban ditabrak oleh pelaku. Untuk memperkuat temuan itu, polisi telah mengambil satu CCTV lagi di lokasi hari ini.

"Untuk olah TKP hari ini kita tentukan enam titik. Selain dari 3D scanner itu, kita juga minta salah satu CCTV yang ada di lokasi ini. Hanya perlu waktu untuk kita analisis," katanya.

Sejauh ini identitas pelaku yang menabrak korban memang belum terungkap. Edi berharap, dari serangkaian proses penyelidikan yang telah dilakukan, pelaku tabrak lari bisa segera ditangkap.

"Sementara belum masih dalam proses penyelidikan. Minta doanya untuk kita bisa segera mengungkap," tutur Edi.

Simak selengkapnya di halaman berikutnya.