Pesan Tegas Kapolda soal Anggota Polsek Diduga Cabuli Istri Tersangka

Ahmad Arfah Fansuri Lubis - detikNews
Jumat, 29 Okt 2021 13:44 WIB
Kapolda Sumut Irjen Panca Putra (Arfah-detikcom)
Kapolda Sumut Irjen Panca Putra (Arfah/detikcom)
Medan -

Kapolda Sumut Irjen RZ Panca Putra Simanjuntak mengatakan pihaknya masih memproses dugaan pencabulan personel Polsek Kutalimbaru kepada istri salah satu tersangka. Panca mengatakan, jika terbukti bersalah, personel itu akan dipecat.

"Percayakan saja, tidak ada alasan untuk anggota yang melakukan pelanggaran. Hukumannya jelas, kalau dia melanggar kode etik, pecat. Organisasi harus kita jaga maksimal," kata Panca di rumah dinas Gubsu, Medan, Jumat (29/10/2021).

Panca mengatakan peristiwa dugaan pencabulan itu dilakukan di sebuah hotel. Dia menegaskan perbuatan personel Polsek Kutalimbaru itu tidak dibenarkan.

"Perbuatan asusila terkait dengan perkara itu juga menjadi masalah buat yang bersangkutan. Soal dia suka sama suka, kewajiban anggota tidak boleh begitu," jelas Panca.

Sebelumnya, kasus dugaan pencabulan personel Polsek Kutalimbaru kepada istri dari tersangka ini berujung dicopotnya AKP Henry dari jabatan Kapolsek Kutalimbaru. Pencopotan dilakukan karena proses pemeriksaan.

"Makanya kemarin, tadi malam saya sudah copot yang bersangkutan, termasuk kapolseknya dan penyidiknya. Ini tidak boleh dilakukan oleh seorang anggota Polri, dia harus menunjukkan dirinya sebagai anggota Polri yang bisa melindungi dan melayani masyarakat," ucap Irjen Panca Simanjuntak kepada wartawan, Selasa (26/10).

Panca menegaskan para polisi yang dicopot itu ditarik dari Polsek Kutalimbaru. Mereka sedang diperiksa di Propam Polda Sumut.

"Saya sudah tarik kapolsek, kanit, dan penyidiknya beserta yang melakukan dugaan itu. Sekarang dalam pemeriksaan Propam," sebut Panca.

Simak juga 'Pedagang Pasar yang Ditikam Jadi Tersangka, Polrestabes Medan Ambil Alih Kasus':

[Gambas:Video 20detik]



(haf/fjp)