Round-Up

5 Kontroversi Mobil Rachel Vennya hingga Disita Polisi

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 27 Okt 2021 06:02 WIB

Kembalikan Warna Mobil Usai Viral

Polisi telah mengungkap pelat B-139-RFS dari mobil Rachel Vennya tercatat dengan keterangan Alphard warna putih. Namun, usai menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya pada Kamis (21/10), pelat nomor itu justru tertera di mobil Alphard warna hitam.

Sorotan publik pun muncul. Dari hasil pemeriksaan diketahui Rachel Vennya kemudian mengembalikan warna hitam di mobil Alphard miliknya menjadi putih usai masifnya pemberitaan di media.

"Karena adanya pemberitaan viral, akhirnya Saudara RV melepas kembali stiker doff hitam tersebut dan kembali ke warna aslinya, yaitu putih metalik," kata Argo di gedung Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (26/10)

Argo membeberkan penggantian warna mobil itu hanya karena persoalan selera semata tanpa adanya alasan khusus lainnya.

"Alasannya menggunakan stiker itu karena pada saat yang bersangkutan beli di Toyota, di showroom, hanya ada warna putih. Sedangkan Saudara RV maunya warna hitam. Karenanya, dia pakai stiker warna hitam," beber Argo.

Dijatuhi Sanksi Tilang-Mobil Disita

Kasus pelat mobil RFS milik Rachel Vennya berujung 'twist ending'. Rachel Vennya akhirnya ditilang dengan pelanggaran mengubah cat mobil.

Awalnya polisi menduga pelat mobil RFS milik Rachel Vennya pindah posisi karena dipasang di mobil Alphard hitam, sementara di data kepolisian seharusnya pelat itu di mobil Alphard putih. Ternyata pelat itu ada di mobil yang seharusnya, tapi oleh Rachel Vennya bodi mobil putih itu ditutup stiker hitam.

"Kami hanya mengenakan penggunaan masalah ganti warnanya. Jadi penggunaan tidak sesuai itu sampai kemarin kami tunda, ada dua mobil yang berbeda, tapi sudah diklarifikasi dan kami cocokkan, mobilnya sama cuma memang diubah, jadi perubahan bentuk atau ganti warna, bukan mengubah posisi TNKB," kata Kasubdit Gakkum Ditlantas PMJ AKBP Argo Wiyono kepada wartawan di Ditlantas Polda Metro Jaya, Selasa (26/10).

Rachel Vennya ditilang dengan Pasal 288 UU LLAJ. Ancaman hukuman maksimalnya adalah 2 bulan penjara atau denda paling banyak Rp 500 ribu.

Berikut ini bunyi Pasal 288 ayat (1) UU LLAJ:
(1) Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor di Jalan yang tidak dilengkapi dengan Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor atau Surat Tanda Coba Kendaraan Bermotor yang ditetapkan oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106 ayat (5) huruf a dipidana dengan pidana kurungan paling lama 2 (dua) bulan atau denda paling banyak Rp500.000,00 (lima ratus ribu rupiah).

Selain dijatuhkan sanksi tilang, polisi pun turut menyita mobil Alphard B-139-RFS warna putih milik Rachel Vennya sebagai barang bukti.

"Mobilnya tadi sudah dibawa dan kita sita sebagai barang bukti tilangnya," pungkas Argo.


(ygs/lir)