Azis Syamsuddin Bantah Kenalkan AKP Robin ke M Syahrial-Rita Widyasari

Zunita Putri - detikNews
Senin, 25 Okt 2021 17:07 WIB
Mantan Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin menyampaikan keterangan dalam sidang lanjutan kasus dugaan suap penanganan perkara yang diusut KPK dengan terdakwa, mantan penyidik KPK AKP Stepanus Robin Pattuju dan pengacara Maskur Husain di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (25/10).
Azis Syamsuddin (Pradita Utama/detikcom)

Menurut Azis, saat itu dia tidak mengenalkan Robin ke Rita. Mantan Wakil Ketua DPR itu juga mengaku tidak tahu kalau Syahrial dan Rita meminta tolong ke Robin dan menyerahkan uang ke Robin.

"Saya nggak tahu, mereka nggak pernah cerita," kata Azis.

Hakim Ragu dengan Kesaksian Azis

Mendengar kesaksian Azis yang berbeda dengan keterangan saksi Ritadan Syahrial, hakim anggota Jaini Bashir pun mencecar Azis.

"Saya hanya konfirm, kalau ada keterangan dua yang beda berarti salah satunya ada yang bohong," kata hakim anggota Jaini Bashir.

Hakim Jaini kemudian mengkonfirmasi pernyataan Rita di sidang dimana Rita mengaku mengenal Robin sebagai penyidik KPK seminggu setelah dikenalkan Azis. Azis membantah itu.

"Rita juga menyatakan Saudara datang dan memperkenalkan, karena tidak mungkin Rita di dalam tahanan mengenal Robin yang penyidik KPK. Dia mengenal Robin seminggu setelah dikenalkan Saudara saksi, berarti dikenalkan, gimana ceritanya?" ucap hakim Jaini.

"Tidak Yang Mulia," jawab Azis singkat.

Hakim Jaini juga bertanya mengenai Syahrial. Dan lagi-lagi Azis membantah keterangan Syahrial.

"Syahrial waktu itu dia datang rapat Golkar ke rumah saya. Saudara Robin datang, kemudian saya hanya lambai, dia pakai nametag, abis itu saya lanjutkan rapat," tutur Azis.

Dalam perkara ini, yang duduk sebagai terdakwa adalah AKP Robin dan Maskur Husain. Robin didakwa bersama Maskur Husain menerima suap yang totalnya Rp 11 miliar dan USD 36 ribu atau setara Rp 11,538 miliar berkaitan dengan penanganan perkara di KPK.

Mantan penyidik KPK itu menerima suap dari sejumlah nama, termasuk dari Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin. Azis juga merupakan tersangka dalam kasus ini.


(zap/fas)