Ditanya soal Formula E, Anies: Berita Rakyat Dapat IMB Lebih Penting

Azhar Bagas Ramadhan - detikNews
Sabtu, 16 Okt 2021 12:15 WIB
Gubernur DKI Anies Baswedan meresmikan infrastruktur di Kampung Tanah Merah, Rawa Badak, Koja, Jakut yang kesulitan mendapatkan air bersih.  (Azhar Bagas/detikcom)
Gubernur DKI Anies Baswedan meresmikan infrastruktur di Kampung Tanah Merah, Rawa Badak, Koja, Jakut yang kesulitan mendapatkan air bersih. (Azhar Bagas/detikcom)

Chief Championship Officer sekaligus Co-founder Formula E, Alberto Longo, menyampaikan apresiasi yang tinggi atas partisipasi Indonesia. Longo juga mengapresiasi upaya Presiden Jokowi dalam mengurangi ketergantungan Indonesia pada energi konvensional, dan beralih pada energi ramah lingkungan, sebuah filosofi yang senada dengan pandangan FEO.

"Apalagi dalam merealisasikan filosofi tersebut dan untuk mengambil manfaat dari tren mobil listrik dunia, Presiden Joko Widodo berencana menjadikan Indonesia sebagai pusat produksi mobil listrik dan baterai mobil," kata Longo melalui keterangan tertulis PPID Jakarta, Sabtu (16/10).

Sementara itu, Direktur Utama Jakpro Widi Amanasto menyampaikan trek jalanan dalam kota akan sangat efektif dalam mempromosikan Indonesia dan Jakarta. Dia ingin masyarakat dunia dapat menyaksikan kemajuan dunia.

"Kami ingin masyarakat dunia menyaksikan kemajuan Indonesia, sehingga mereka tanpa ragu berkunjung ke Indonesia, baik sebagai turis maupun investor," katanya.

Diketahui, Kementerian Sekretariat Negara (Setneg) tidak mengizinkan Formula E digelar di Monas, Jakarta. Alasannya, dikhawatirkan ajang balap mobil tersebut dapat merusak cagar budaya yang ada di Monas.

"Mengingat, getaran dan berbagai risiko yang bisa berpotensi merusak cagar budaya Monas," kata Staf Khusus Menteri Sekretaris Negara Faldo Maldini kepada wartawan, Senin (11/10).

Faldo mengatakan keputusan melarang Formula E tak digelar di Monas telah melalui pertimbangan yang matang. Menurutnya, keputusan itu juga telah melalui diskusi dan dialog yang intensif antara pemerintah pusat dan Pemprov DKI.


(azh/jbr)