Anies Resmikan Jaringan Air: 4 Tahun Tugas, Janji di Tanah Merah Tunai

Azhar Bagas Ramadhan - detikNews
Sabtu, 16 Okt 2021 11:26 WIB
Gubernur DKI Anies Baswedan meresmikan infrastruktur di Kampung Tanah Merah, Rawa Badak, Koja, Jakut yang kesulitan mendapatkan air bersih.  (Azhar Bagas/detikcom)
Gubernur DKI Anies Baswedan meresmikan infrastruktur di Kampung Tanah Merah, Rawa Badak, Koja, Jakut, yang kesulitan mendapatkan air bersih. (Azhar Bagas/detikcom)
Jakarta -

Gubernur DKI Anies Baswedan meresmikan infrastruktur di Kampung Tanah Merah, Rawabadak, Koja, Jakarta Utara, yang kesulitan mendapatkan air bersih. Anies mengatakan peresmian ini sebagai pemenuhan janji.

"Karena kita semua ingin masa depan bagi generasi penerus kita lebih baik. Itulah sebabnya kemudian disusunlah program untuk memastikan yang dibutuhkan terpenuhi. Dan alhamdulillah hari ini, 16 Oktober, tepat 4 tahun kami bertugas di Jakarta, janji itu alhamdulillah kita tunaikan di Tanah Merah," Anies di lokasi, Sabtu (16/10/2021).

Anies mengatakan air menjadi kebutuhan dasar manusia. Dia menceritakan betapa susahnya hidup tanpa air.

"Di tempat ini, seperti tadi disampaikan oleh Pak Pramudya, ada kebutuhan dasar yang mau tidak mau kalau hidup itu harus ada, bahkan kenapa ada kota? Karena ada air. Kota itu pasti muncul di tepi sungai atau di tepi pantai atau tempat sumber sumur yang dari situ muncul permukiman," kata Anies.

"Hampir semua mencari tempat yang dekat air. Bagaimana bisa hidup di sebuah tempat yang tidak ada fasilitas air? Karena itulah kemudian kita pastikan dan alhamdulillah sekarang warga di Tanah Merah ini sudah bisa mendapatkan air bersih lewat pipa yang disalurkan ke rumah-rumah yang ada di Tanah Merah ini," sambungnya.

Anies mengatakan kini Kampung Tanah Merah sudah terpasang pipa air sepanjang 35 km. Tercatat sudah ada 1.200 pemakai dan akan ditargetkan sebanyak 4.600 pemakai.

"Jadi kita berharap nantinya bisa tuntas sesuai dengan target. Kita ingin agar cakupan yang sekarang sudah dikerjakan nanti bisa diperluas. Saat ini sudah terpasang pipa sepanjang 35 km di kawasan Tanah Merah ini dan kita berharap nantinya akan tercapai total sekitar 4.600 pelanggan yang nantinya akan tersambung semua," katanya.

"Sampai saat ini 1.200-an, nanti kita teruskan sampai nanti 4.600," tambahnya.

Gubernur DKI Anies Baswedan meresmikan infrastruktur di Kampung Tanah Merah, Rawa Badak, Koja, Jakut yang kesulitan mendapatkan air bersih.  (Azhar Bagas/detikcom)Anies klaim IMB kawasan di Tanah Merah menjadi yang pertama di Indonesia (Azhar Bagas/detikcom)

Serahkan IMB Kawasan

Selanjutnya, Anies melakukan penyerahan surat izin mendirikan bangunan (IMB) kepada masing-masing pihak Kampung Tanah Merah secara simbolis. Dia mengatakan IMB tersebut merupakan IMB sementara yang diberikan kepada tiap RT.

"Kedua, warga di sini merasakan kesulitan untuk akses-akses kenapa? Bangunan tidak memiliki izin. Pemerintah DKI dan jajaran bekerja, berdiskusi, mencari solusi, lalu muncul solusi IMB kawasan, IMB sebagai satu kawasan. Jadi izin memberikan per bangunan tapi diberikan per RT," katanya.

Lebih lanjut, Anies mengatakan IMB ini merupakan solusi jalan tengah dari masalah bangunan yang tak memiliki izin. Hal ini juga merupakan solusi terbaru di Indonesia.

"Satu RT dalam satu kawasan, ini pertama kali di Indonesia, ada IMB berbentuk kawasan. Ini adalah jalan tengah yang kita ambil yang berada di tanah yang status tanah legal belum tuntas, tapi mereka faktanya mereka sudah puluhan tahun," katanya.

Tonton juga video icip-icip Subway yang baru buka lagi di Indonesia berikut ini:

[Gambas:Video 20detik]





(azh/jbr)