BBM Langka, Nelayan di Sumut Kibarkan Bendera Putih Tak Bisa Melaut

Perdana Ramadhan - detikNews
Jumat, 15 Okt 2021 17:32 WIB
Nelayan di Asahan kibarkan bendera putih gegara BBM langka (dok. Istimewa)
Nelayan di Asahan kibarkan bendera putih gegara BBM langka. (Dok. Istimewa)
Asahan -

Ratusan nelayan di Desa Silo Baru, Silau Laut, Asahan, Sumatera Utara (Sumut), mengibarkan bendera putih. Mereka menyerah tak bisa melaut gara-gara BBM jenis solar tak bisa didapat.

"Solar langka, susah didapatkan. Bagaimana para nelayan ini bisa pergi melaut keluarga mereka di rumah tidak makan," kata Kepala Desa Silo Baru, Ahmad Sofyan, kepada wartawan, Jumat (15/10/2021).

Dia mengatakan para nelayan kesulitan mendapat BBM selama setengah bulan terakhir. Dia mengatakan para nelayan harus membeli BBM jenis solar menggunakan jeriken di SPBU yang berjarak 20 km dari desa.

"Daerah Silau Laut ini semua penduduknya nelayan. Karena di sini tidak ada stasiun pengisian bahan bakar khusus nelayan (SPBN) jadi mereka biasa membeli langsung ke SPBU dengan jeriken. Karena langka, ada kebijakan tidak boleh lagi beli pakai jeriken, kalau ada harganya tinggi, ongkos nelayan ke laut juga tinggi," jelas Sofyan.

Dia berharap pemerintah memberi solusi agar nelayan bisa melaut. Dia berharap penyaluran BBM segera normal lagi.

"Harapannya bisa normal lagi, ini masalah serius bagi para nelayan," kata dia.

(haf/haf)