Pangdam Jaya Perketat Pengawasan Tempat Isolasi Usai Kaburnya Rachel Vennya

Rakha Arlyanto Darmawan - detikNews
Jumat, 15 Okt 2021 12:41 WIB
Jakarta -

Selebgram Rachel Vennya kabur dari Wisma Atlet Pademangan, Jakarta Utara saat karantina. Usai kejadian itu, Pangdam Jaya Mayjen TNI Mulyo Aji akan memperketat mekanisme pengawasan di sejumlah tempat isolasi terpusat di DKI Jakarta.

Hal tersebut disampaikan oleh Kapendam Jaya Kolonel Arh Herwin BS di Wisma Atlet Pademangan, Jakarta Utara sebelum Kodam Jaya menggelar apel khusus. Selain memperketat mekanisme pengawasan, Pangdam Jaya juga akan melakukan evaluasi di sejumlah tempat isolasi terpusat tersebut.

"Iya semuanya baik itu bandara, Pademangan, Wisma RSDC (Rumah Sakit Darurat Covid) dan tempat isolasi terpusat kita di Rusun Nagrak atau rusun-rusun lain akan dievaluasi. Kita akan melihat nanti Pangdam Jaya akan membuatkan mekanisme yang lebih ketat," terang Herwin kepada wartawan, Jumat (15/10/2021).

Seperti diketahui Rachel Vennya kabur dari karantina. Kaburnya Rachel Vennya itu dibantu anggota TNI yang bertugas sebagai anggota pengamanan Bandara Soekarno-Hatta berinisial FS.

Buntut kaburnya Rachel Vennya, Pangdam Jaya Mayjen TNI Mulyo Aji akan segera melakukan evaluasi jajarannya.

Dia meminta jajaran Kodam Jaya tidak mengulangi kesalahan yang sama. Mulyo Aji mengatakan Kodam Jaya akan menyelesaikan kasus tersebut sesuai dengan aturan hukum.

"Untuk ke depan supaya tidak terjadi hal seperti ini lagi. Kami melaksanakan evaluasi dulu. Jadi proses yang sekarang kita kejar dan kita akan selesaikan dengan ketentuan hukum," terang Mulyo Aji kepada wartawan di Markas Brigkav 1 Limpung Alugoro, Serpong Utara, Tangerang Selatan, Kamis (14/10/2021).

FS Ngaku Tak Terima Imbalan

Mulyo juga telah memerintahkan dilakukan penyelidikan menyeluruh untuk mencari tahu siapa-siapa saja oknum yang terlibat. Dari hasil pemeriksaan, FS mengaku tidak menerima imbalan dari Rachel Vennya.

"Dari awal ini sudah dipertanyakan, yang bersangkutan sedikitnya tidak menerima imbalan," ujar Kapendam Jaya Kolonel Arh Herwin BS.

Namun Herwin menyebut pihaknya hingga saat ini masih mendalami alasan FS membantu Rachel Vennya kabur karantina dari Wisma Atlet Pademangan.

"Untuk motif, apa dan bagaimana ini masih dalam pemeriksaan dalam Staff Intel," terang Herwin.

FS Dinonaktifkan

FS juga saat ini sudah dinonaktifkan. Kolonel Arh Herwin BS mengatakan FS dinonaktifkan sejak Kamis (14/10). Dia mengatakan FS dinonaktifkan oleh Pangdam Jaya Mayjen Mulyo Aji seusai acara syukuran Markas Brigkav 1 Limpung Alugoro di Serpong Utara, Tangerang Selatan.

"Sudah dinonaktifkan. Artinya, dari kemarin setelah panglima acara di Serpong," kata Herwin.

(rak/mae)