Anggota TNI Bantu Rachel Vennya Kabur Karantina Ngaku Tak Terima Imbalan

Rakha Arlyanto Darmawan - detikNews
Jumat, 15 Okt 2021 11:12 WIB
Jakarta -

FS, seorang anggota TNI yang bertugas sebagai pengamanan Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang diduga membantu Rachel Vennya kabur karantina dari Wisma Atlet Pademangan, Jakarta Utara. Kodam Jaya menyebut, dalam melakukan tindakan tersebut, FS mengaku sama sekali tidak menerima imbalan.

"Dari awal ini sudah dipertanyakan, yang bersangkutan sedikitnya tidak menerima imbalan," ujar Kapendam Jaya Kolonel Arh Herwin BS kepada wartawan, Jumat (15/10/2021) .

Namun Herwin menyebut pihaknya hingga saat ini masih mendalami alasan FS membantu Rachel Vennya kabur karantina dari Wisma Atlet Pademangan.

"Untuk motif, apa dan bagaimana ini masih dalam pemeriksaan dalam Staff Intel," terang Herwin.

FS Dinonaktifkan

FS saat ini sudah dinonaktifkan. Kolonel Arh Herwin BS mengatakan FS dinonaktifkan sejak Kamis (14/10). Dia mengatakan FS dinonaktifkan oleh Pangdam Jaya Mayjen Mulyo Aji seusai acara syukuran Markas Brigkav 1 Limpung Alugoro di Serpong Utara, Tangerang Selatan.

"Sudah dinonaktifkan. Artinya, dari kemarin setelah panglima acara di Serpong," kata Herwin kepada wartawan di Wisma Atlet Pademangan, Jakarta Utara, Jumat (15/10/2021).

Pangdam Jaya Evaluasi Jajaran

Sebelumnya, anggota TNI yang bertugas sebagai anggota pengamanan Bandara Soekarno-Hatta berinisial FS diduga membantu selebgram Rachel Vennya kabur karantina dari RSDC Pademangan, Jakarta Utara (Jakut). Pangdam Jaya Mayjen TNI Mulyo Aji akan segera melakukan evaluasi jajarannya seusai kejadian tersebut.

"Kita sedang perbaiki dan evaluasi," ujar Mulyo Aji kepada wartawan di Markas Brigkav 1 Limpung Alugoro, Serpong Utara, Tangerang Selatan, Kamis (14/10/2021).

Dia meminta jajaran Kodam Jaya tidak mengulangi kesalahan yang sama. Mulyo Aji mengatakan Kodam Jaya akan menyelesaikan kasus tersebut sesuai dengan aturan hukum.

"Untuk ke depan supaya tidak terjadi hal seperti ini lagi. Kami melaksanakan evaluasi dulu. Jadi proses yang sekarang kita kejar dan kita akan selesaikan dengan ketentuan hukum," terang Mulyo.

Diketahui, aksi kabur Rachel Vennya dari tempat karantina dibantu oknum TNI disikapi serius oleh Mulyo Aji selaku Pangkogasgabpad COVID-19. Dia memerintahkan dilakukan penyelidikan menyeluruh untuk mencari tahu siapa saja oknum yang terlibat.

Kapendam Jaya, Kolonel Arh Herwin BS, menjelaskan, saat ini Kodam Jaya menyelidiki dari hulu ke hilir terkait kaburnya Rachel Vennya. Pihak Kodam Jaya menelusuri dari sejak Rachel Vennya tiba di Bandara Soekarno-Hatta Cengkareng hingga kabur dari RSDC Wisma Atlet Pademangan.

"Dari hasil penyelidikan sementara, terdapat temuan bahwa adanya oknum anggota TNI bagian pengamanan satgas di bandara yang melakukan tindakan nonprosedural," tegas Kolonel Herwin.

(rak/mae)