Kondisi Mahasiswa Usai 'Di-Smackdown' Polisi: Leher Susah Digerakkan

Khairul Ma - detikNews
Kamis, 14 Okt 2021 21:20 WIB
Konferensi pers insiden smackdown oleh oknum polisi kepada seorang mahasiswa saat unjuk rasa di depan Pemkab Tangerang (Dok istimewa)
Konferensi pers insiden 'Smackdown' oknum polisi kepada seorang mahasiswa saat unjuk rasa di depan Pemkab Tangerang. (Dok. Istimewa)

Aksi tersebut awalnya berlangsung dengan damai sebelum akhirnya massa demonstran merangsek masuk untuk bertemu dengan Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar. Massa yang ingin masuk dihadang petugas yang mengakibatkan terjadinya aksi dorong-mendorong antara massa dan petugas yang berjaga.

Saat kondisi makin ricuh, Faris dipiting oleh seorang polisi yang berjaga berinisial NP dan dibanting dalam keadaan telentang. Atas perlakuan tersebut, Faris mengalami kejang-kejang hingga pingsan saat itu juga.

Polisi Meminta Maaf

Wahyu selaku Kapolres mengaku sudah meminta maaf, begitu juga Kapolda Banten Irjen Rudy Heriyanto, atas peristiwa yang terjadi kemarin.

Polresta Tangerang sudah melakukan komunikasi dengan para mahasiswa Himata. Komunikasi dilakukan untuk dapat meredam aksi lanjutan berikutnya yang berakibat kontraproduktif.

Lebih lanjut, oknum polisi Brigadir NP juga diperiksa Propam pascakejadian itu. NP dipastikan akan ditindak tegas atas kejadian itu.

"Anggota NP sudah diperiksa oleh Propam Mabes Polri dan Polda Banten. Secara internal jumlah anggota yang diperiksa belum disampaikan, yang jelas seluruh anggota yang berjaga kemarin diperiksa," ujar Wahyu.


(mea/fjp)