Pengelola Dukung Polisi Tindak Prostitusi ABG di Apartemen Kalibata City

Wilda Hayatun Nufus - detikNews
Rabu, 13 Okt 2021 23:40 WIB
Tower Kemuning Apartemen Kalibata City
Apartemen Kalibata City, Jakarta Selatan (Farih Maulana/detikcom)
Jakarta -

Polres Metro Jakarta Selatan membongkar praktik prostitusi online terhadap anak di bawah umur di Apartemen Kalibata City, Jakarta Selatan. Menanggapi itu, pihak Apartemen Kalibata City pun mendukung polisi untuk memberantas prostitusi.

"Kalau prinsipnya, saya mendukung tindakan dari aparat negara untuk penertiban hal-hal terkait prostitusi dan sebagainya," kata GM Kalibata City Martiza Melati dalam keterangannya kepada wartawan, Rabu (13/10/2021).

Martiza mengatakan pihaknya mendukung upaya penegakan hukum yang dilakukan pihak kepolisian demi perbaikan dan kenyamanan hunian di Kalibata City.

"Pasti dong (mendukung kerja dari pihak kepolisian) ini kan untuk perbaikan dan kenyamanan hunian di Kalibata City," ungkapnya.

2 ABG Dijual Muncikari Via MiChat

Diketahui sebelumnya, Polres Metro Jakarta Selatan menangkap 5 muncikari terkait praktik prostitusi online terhadap anak di bawah umur di Apartemen Kalibata City, Jakarta Selatan. Para pelaku menjual korban kepada pria hidung belang melalui aplikasi MiChat.

"Peristiwa ini diduga diketahui tanggal 4 Oktober 2021. Ini melibatkan dua orang korban anak dengan umur 16 tahun, perkiraan sekitar kelas II SMA, di bawah umur. Berikutnya, diduga dilakukan oleh lima orang pelaku," kata Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Azis Andriansyah dalam jumpa pers di Polres Jakarta Selatan.

Kelima muncikari itu adalah CD (25) sebagai pengantar-jemput korban atau joki, FH (18) yang menjual korban via online, AM (36) sebagai penyewa apartemen penampung korban, AL (19) sebagai jual korban via online, dan DA (19) sebagai penjual korban via online.

Simak selengkapnya di halaman selanjutnya.