Kasus Perampasan Aulia Tersangka Laporan Palsu, 1 Pelaku Ditangkap

Yogi Ernes - detikNews
Selasa, 12 Okt 2021 15:53 WIB
Seorang pemuda berusia 23 tahun, Aulia Rafiqi, beberapa hari lalu melapor dibegal komplotan yang mengaku polisi di Banjir Kanal Timur (BKT), Pondok Kopi, Jaktim. DIketahui pengakuan Rafiqi bohong. Dia ternyata terlibat cekcok dengan pelaku Open BO.
Tersangka kasus laporan palsu, Aulia Rafiqi. (Dok. Istimewa)
Jakarta -

Polres Metro Bekasi Kota menyelidiki kasus dugaan perampasan terhadap Aulia Rafiqi, tersangka kasus laporan palsu di Polres Metro Jakarta Timur. Satu orang pelaku telah ditangkap polisi.

"Sudah ada satu pelaku yang kita amankan," kata Kasubag Humas Polres Metro Bekasi Kota Kompol Erna Ruswing saat dihubungi detikcom, Selasa (12/10/2021).

Erna belum memerinci terkait penangkapan pelaku. Namun, dia menyebut pelaku merupakan seorang laki-laki.

"Pria, ditangkap di Bekasi," katanya.

Proses penyelidikan kasus ini pun masih dilakukan kepolisian. Aulia Rafiqi sendiri telah menjalani pemeriksaan terkait kasus perampasan tersebut.

Aulia Rafiqi ditangkap polisi lantaran membuat laporan palsu mengaku dibegal, padahal ia adalah korban open booking online (BO). Sebelumnya, dia mengaku dibegal di BKT, Pondok Kopi, Jakarta Timur, dan membuat laporan di Polres Metro Jakarta Timur.

Hasil penyelidikan polisi diketahui Aulia membuat keterangan palsu. Aulia diketahui menjadi korban perampasan usai melakukan open booking online (BO) lewat aplikasi MiChat.

Sejumlah barang-barang miliknya diambil oleh teman-teman perempuan yang menjadi pasangan kencannya. Kejadian itu bermula karena Aulia tidak mampu membayar tarif kencan seharga Rp 500 ribu.

Pihak keluarga Aulia pun telah meminta maaf atas kebohongan yang dilakukan Aulia Rafiqi.

"Kita kan posisinya pesakitan ya. Aku juga merasa udah dipermalukan sama keponakanku sendiri. Kalau memang harus minta maaf, aku juga minta maaf," ujar paman Aulia, Erwin Tambunan, ketika dihubungi detikcom, Selasa (12/10).

Erwin mengaku tidak tahu bahwa peristiwa sebenarnya adalah Aulia korban open BO. Atas perbuatan Aulia itu, ia menyebut seperti dilempari kotoran oleh keponakannya itu.

Hingga kini Erwin belum berkomunikasi lagi dengan Aulia. "Ini lagi tanda tangani kuasa sama lawyer-nya. Ini baru mau menjenguk hari ini," tutur Erwin.

Simak video 'Pengakuan Pemuda Disetrum Begal di BKT yang Ternyata Korban Open BO':

[Gambas:Video 20detik]



(ygs/aud)