Kasus Petamburan Inkrah, Ini Gambaran Terbaru Perkara Jerat Habib Rizieq

Tim Detikcom - detikNews
Selasa, 12 Okt 2021 09:24 WIB
Habib Rizieq
Habib Rizieq (Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta -

Habib Rizieq Shihab masih berada di balik jeruji besi. Setidaknya kondisi Rizieq ini disebabkan 3 perkara yang menjeratnya mulai dari urusan kerumunan di tengah pandemi virus Corona (COVID-19) hingga persoalan mengenai tes swab di RS Ummi Bogor.

Untuk 3 perkara itu vonisnya berbeda-beda. Dari pidana penjara hingga denda dijatuhkan untuk Rizieq.

Satu per satu upaya hukum berjenjang diajukan, baik dari sisi Rizieq maupun pihak jaksa penuntut umum. Perkara-perkara itu ada yang berkekuatan hukum tetap atau inkrah, tapi ada juga yang masih berproses.

Untuk lebih jelasnya, berikut penjelasan lengkap masing-masing perkara itu:

Kasus Petamburan

Pada pengadilan tingkat pertama di Pengadilan Negeri Jakarta Timur (PN Jaktim), Rizieq dinyatakan terbukti melakukan pelanggaran terkait kerumunan di Petamburan yang dianggap melanggar aturan mengenai pandemi COVID-19 terkait acara Maulid Nabi Muhammad SAW dan pernikahan putrinya. Vonis yang dijatuhkan majelis hakim kala itu adalah 8 bulan penjara.

"Mengadili, menyatakan terdakwa Muhammad Rizieq Shihab terbukti secara sah dan meyakinkan menurut hukum bersalah melakukan tindak pidana," ujar hakim ketua Suparman Nyompa saat membacakan vonis di PN Jaktim, Kamis (27/5/2021).

Rizieq dinyatakan bersalah melanggar Pasal 93 UU Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. Pasal tersebut merupakan dakwaan alternatif ketiga.

"Menjatuhkan pidana kepada Terdakwa dengan pidana penjara selama 8 bulan," kata hakim.

Hakim menyatakan Rizieq bersalah terkait kerumunan massa melebihi batas maksimum saat acara pernikahan putrinya dan peringatan Maulid Nabi Muhammad di Petamburan. Hal itu dinilai memenuhi unsur tidak mematuhi kekarantinaan kesehatan yang sedang berlaku untuk mencegah penyebaran virus Corona.

Untuk perkara ini, baik pihak Rizieq maupun kubu jaksa penuntut umum mengajukan upaya hukum banding ke Pengadilan Tinggi (PT) DKI Jakarta. Putusan ini dikuatkan di tingkat banding sehingga Rizieq tetap dihukum 8 bulan penjara.

"Menguatkan putusan Pengadilan Negeri Jakarta Timur tanggal 27 Mei 2021 Nomor: 221/Pid.Sus/2021/PN.Jkt.Tim yang dimintakan banding tersebut," demikian putusan PT Jakarta, Rabu (4/8/2021).

Kubu Rizieq menerimanya. Namun pihak jaksa penuntut umum mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung (MA). Apa kata MA?

"Tolak," demikian bunyi amar singkat kasasi yang dilansir di website-nya, Senin (11/10/2021).

Dengan putusan itu, vonis 8 bulan penjara untuk Rizieq telah inkrah. Selain itu, diketahui lamanya hukuman 8 bulan penjara itu sudah tuntas karena telah dipotong pula dengan masa tahanan. Namun Rizieq masih menghuni selnya karena ada putusan pidana penjara di perkara lain.

Lihat juga Video: Survei SMRC: Kejutan Elektabilitas Parpol, Rizieq di Atas Puan

[Gambas:Video 20detik]