Round-Up

Babak Terbaru Kasus 'Ayah Perkosa 3 Anak'

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 12 Okt 2021 07:48 WIB
Poster
Ilustrasi (Edi Wahyono/detikcom)

Terduga Pelaku Bantah Perkosa

S, ayah kandung ketiga anak ini, akhirnya buka suara menjawab tuduhan itu. S membantah tuduhan memperkosa anak kandung sendiri.

"Itu tidak pernah terjadi, semua tuduhan itu," kata S saat dihubungi detikcom lewat telepon, Senin (11/10/2021).

S menduga mantan istrinya, R, sengaja membuat-buat tuduhan pemerkosaan itu. Dia menduga tuduhan pemerkosaan ini muncul terkait perceraian mereka.

"Mungkin masih efek dari perceraian yang lalu, karena kan saya gugat cerai dia, mungkin cemburu atau apa. Kemungkinan saja, saya tidak bisa memastikan apa motifnya dia," ujar S.

S juga sudah menunjuk pengacara untuk kasus ini. Pengacara S, Agus Melas, menegaskan pihaknya tak khawatir jika kasus dibuka lagi.

"Kami juga telah memantau proses dan perkembangan dari kasus ini. Di Luwu Timur ini tenang-tenang saja. Seperti yang kita ketahui, penyidik Polres Luwu Timur dan dibantu penyidik Polda Sulawesi Selatan itu telah melakukan penyelidikan yang sesuai prosedur. Karena menurut kacamata hukum kami sebagai kuasa hukum terlapor dan sebagai praktisi hukum, bahwa batu pijak dari persoalan dugaan yang seperti ini dasarnya adalah visum," ujar Agus Melas.

Dia mengatakan, dari hasil dua kali visum, tidak ada tanda-tanda kekerasan pada objek vital ketiga anak S. Visum itu sudah dilakukan dua kali dan terbuka.

"Selain di Puskesmas Malili, visum juga dilakukan di RS Bhayangkara di Kota Makassar untuk membuktikan. Saya kira itu cukup sebagai dasar bagi penyidik menghentikan perkara ini," ulasnya.

Istri Baru Stres

S pun mengaku siap jika kasus dibuka kembali. S mengatakan keluarganya, terutama istrinya, mengalami stres berat akibat tuduhan pemerkosaan ini. Dia berharap nama baiknya bisa dipulihkan.

"Ya kalau saya sih sudah agak mending (menghadapi hujatan) dibanding tahun sebelumnya, karena ini kan proses hukum sudah berjalan. Hanya pihak keluarga saya yang stres berat, istri. kalau saya siap menghadapinya, sabar menghadapinya walaupun ya tetap dalam kondisi ini, stres atau apa tapi nggak begitu ini, dibanding keluarga saya, keluarga baru," tutur S.

S mengaku siap mengikuti seluruh prosedur jika saja polisi memutuskan kembali membuka kasus yang sudah di-SP3 pada 2020 ini. Karena itu, S telah menunjuk kuasa hukum dalam menghadapi persoalan ini.


(mae/fas)