Round-Up

Babak Terbaru Kasus 'Ayah Perkosa 3 Anak'

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 12 Okt 2021 07:48 WIB
Poster
Ilustrasi (Edi Wahyono/detikcom)
Jakarta -

Kasus dugaan 'ayah perkosa tiga anak' di Luwu Timur (Lutim), Sulawesi Selatan (Sulsel), memasuki babak baru. Terbaru, sang ayah membantah melakukan pemerkosaan hingga Polri yang memastikan aktif mencari bukti baru.

Duduk Perkara Kasus

Kasus dugaan pemerkosaan yang terjadi pada 2019 ini mulanya viral di media sosial lantaran penyelidikannya dihentikan oleh Polres Luwu Timur. Polisi kala itu menghentikan penyelidikan lantaran kasus tersebut tak cukup bukti.

Ibu korban tak terima dengan penghentian kasus. Muncul juga pemberitaan berseri yang mempertanyakan penghentian kasus ini. Pemberitaan inilah yang kemudian dilabeli hoax melalui postingan Polres Luwu Timur.

Label hoax, yang kemudian diikuti dengan serangan terhadap situs yang memberitakan berita ini, membuat perhatian publik kian luas. Penghentian kasus ini dikritik.

Polisi menyatakan penutupan kasus sudah sesuai prosedur, sesuai hasil visum dan penyelidikan. Kapolres Luwu Timur yang baru, AKBP Silvester Simamora, juga sudah mendatangi ibu korban untuk menjelaskan duduk perkara penghentian kasus ini.

Namun gelombang kritik tak berhenti. Desakan agar kasus dibuka kembali terus membombardir dan mengalir.

Desakan itu datang dari Kantor Staf Presiden hingga Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Bintang Puspayoga. Desakan juga datang dari warganet. Tagar #PercumaLaporPolisi bahkan membanjiri lini masa sebagai bentuk protes atas penghentian penyelidikan kasus 'ayah perkosa 3 anak' itu.

Bareskrim Turun Tangan

Merespons desakan publik, Bareskrim Polri pun turun tangan. Bareskrim mengirimkan tim ke Luwu Timur untuk melakukan audit audit dari proses hukum yang telah dilakukan Polres Luwu Timur terkait kasus dugaan ayah perkosa 3 anak itu.

"Bareskrim Polri telah menurunkan satu tim ke Polda Sulsel, khususnya di Polres Luwu Timur, di mana tim tersebut akan melakukan audit terhadap langkah-langkah kepolisian yang telah dilakukan oleh penyidik di dalam menangani kasus ini," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta, Minggu (10/10/2021).

Selain melakukan audit, tim dari Bareskrim Polri juga akan memberikan asistensi. Rusdi mengatakan asistensi tersebut diberikan kepada penyidik jika kasus pemerkosaan itu dibuka kembali.

"Ya tentunya asistensi ini mengarahkan membantu daripada penyidik bagaimana melakukan langkah-langkah penyelidikan yang disesuaikan dengan aturan-aturan yang berlaku, sehingga langkah-langkah penyidik dalam melakukan penyelidikan itu dapat dipertanggungjawabkan," kata Rusdi.

Simak selengkapnya di halaman selanjutnya.

Lihat Video: Pernyataan Lengkap Ayah yang Dituduh Perkosa 3 Anak di Luwu Timur

[Gambas:Video 20detik]