ADVERTISEMENT

Owa Siamang Bupati Badung Bali Dipindah ke Pusat Rehab Satwa di Sumbar

Sui Suadnyana - detikNews
Jumat, 08 Okt 2021 12:05 WIB
Bupati Badung Bali I Nyoman Giri Prasta menyerahkan Owa Siamang (Symphalangus syndactylus) ke BKSDA Bali.
Owa Siamang Mimi yang sempat dipelihara Bupati Badung Bali (Foto: Dok BKSDA Bali)

Selama perjalanan satwa akan didampingi oleh petugas BKSDA Bali, dokter hewan/tenaga medis dan perawat satwa dari PPS Bali-Tabanan yang menangani satwa selama ini. Satwa diangkut dengan menggunakan kandang angkut/transpor sesuai standar animal welfare sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri LHK Nomor : P.20/MENLHK/SETJEN/KUM.1/4/2019 tentang Spesifikasi Teknis Kandang Transpor dan Kandang Transit Satwa Liar.

"Teknis perlakuan satwa selama perjalanan nanti adalah kedua satwa tetap ditempatkan di dalam kabin mobil karena untuk satwa yang bayi akan dipangku karena masih memerlukan pendampingan untuk diberikan susu formula setiap 2 jam sekali," paparnya.

Sebagaimana diketahui, Owa Siamang termasuk salah satu satwa yang dilindungi berdasarkan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Permen LHK) Nomor P.106/Menlhk/Setjen/Kum.1/12/2018 tentang perubahan kedua atas Permen LHK Nomor P.20/Menlhk/Setjen/Kum.1/6/2018 tentang jenis tumbuhan dan satwa yang dilindungi undang-undang.

Oleh IUCN, Owa Siamang termasuk dalam daftar satwa "Redlist" dengan status konservasi endangered atau terancam punah sejak tahun 2008. CITES juga memasukkan siamang kedalam daftar Apendiks I yang artinya primata berlengan panjang ini tidak boleh diperdagangkan.


(lir/lir)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT