Pecinta Satwa Minta Asal Mula Bupati Badung Peroleh Owa Siamang Ditelusuri

Sui Suadnyana - detikNews
Jumat, 17 Sep 2021 01:12 WIB
Bupati Badung Bali I Nyoman Giri Prasta menyerahkan Owa Siamang (Symphalangus syndactylus) ke BKSDA Bali.
Owa Siamang yang dipelihara Bupati Badung Bali diserahkan ke BKSDA (Foto: Dok BKSDA Bali)
Denpasar -

Bupati Badung, Bali I Nyoman Giri Prasta dikecam karena diduga secara ilegal memelihara satwa dilindungi Owa Siamang (Symphalangus syndactylus). Pecinta satwa dari Jakarta Animal Aid Network (JAAN) menilai tindakan Giri Prasta itu menyedihkan.

"Yang sedikit menyedihkan bahwa beliau ini belum sadar bahwa ini satwa dilindungi," kata Pendiri JAAN Femke Den Haas kepada detikcom, Kamis (16/9/2021).

Meski demikian, Femke memberikan apresiasi atas inisiatif Giri Prasta yang langsung menyerahkan Owa Siamang peliharaannya ke Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bali.

"Jadi kita senang sekali melihat tindakan ini yang cepat sekali dilakukan oleh bupati plus sadar bahwa ini satwa dilindungi," jelasnya.

Minta Asal Mula Dapatkan Owa Siamang Ditelusuri

Femke juga mengaku senang karena pihak BKSDA Bali bakal segera mengembalikan Owa Siamang tersebut ke pusat rehabilitasi khusus di Kalaweit, Sumatera Barat. Ia juga meminta agar BKSDA Bali menelusuri asal Owa Siamang tersebut.

"Ya harapan besar dapat ditelusuri satwanya dari mana, apalagi ini masih kecil sekali masih baru-baru dia kehilangan induknya," jelas Femke.

Di sisi lain, Femke berharap tempat perdagangan satwa liar di Bali seperti Pasar Burung Satria bisa lebih ditindak. Ia pun meminta pemerintah setempat agar memastikan di pasar tersebut tidak ada penjualan satwa primata.

"Primata kebanyakan yang dijual di pasar ini adalah berbagai primata, termasuk dilindungi dan tidak dilindungi. Jadi juga ada monyet ekor panjang dan mereka berasal dari luar Bali, dibawa dari Sumatera ke pasar burung dan ini juga merupakan perdagangan ilegal," terang Femke.

Sebelumnya Giri Prasta mengunggah peliharaan satwa dilindungi Owa Siamang di akun Instagram-nya. Unggahan tersebut pun otomatis dikecam oleh warganet.

"Ini namanya Mimi, jadi kita rawat dengan baik, kita sudah beri obat semua dan sekarang saatnya dia saya mengajarkan untuk berjalan. Miminya berjalan, Mimi-nya bergelayut. Ayo Mimi, yuk berjalan," kata Giri Prasta dalam unggahan videonya itu, dikutip detikcom, Rabu (15/9).