Aurellia Tak Sangka Jadi Tersangka Gegara Gigit Ayahnya, Kombes Rachmat

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 08 Okt 2021 10:44 WIB
Jakarta -

Perseteruan Aurellia Renatha dengan ayahnya Kombes Rachmat Widodo berbuntut saling lapor polisi. Setahun berlalu, Aurellia Renatha turut jadi tersangka atas laporan sang ayah.

Untuk diketahui, Kombes Rachmat Widodo telah lebih dahulu jadi tersangka atas kasus dugaan penganiayaan terhadap Aurellia Renatha. Aurellia Renatha tidak menyangka dirinya jadi tersangka atas kasus tersebut.

"Nggak nyangka banget, terlepas itu dari ayah saya atau bukan," ujar Aurellia saat dimintai konfirmasi detikcom, Jumat (8/10/2021).

Menurut Aurellia, dirinya dalam kasus ini adalah korban. Posisi Aurellia saat berseteru dengan sang ayah adalah sebuah bentuk membela diri.

"Tapi kan di sini saya murni nggak melakukan kriminal apa pun dan saya juga melihat banyak kejanggalan," kata Aurellia.

"Saya yang jadi korban (malah) jadi tersangka, kan itu sudah janggal dan saya membela diri. Saya jadi tersangka itu gara-gara luka gigitan," jelas Aurellia.


Sudah Diperiksa sebagai Tersangka

Aurellia mengungkapkan dirinya mengetahui penetapan status tersangka itu sekitar akhir Agustus 2021. Aurellia mengetahui dirinya ditetapkan sebagai tersangka setelah mendapat surat panggilan yang dikirim ke rumah ibunda.

Kasus ini sendiri mencuat pada Juli 2020. Untuk diketahui, Kombes Rachmat Widodo telah ditetapkan sebagai tersangka terlebih dahulu, jauh sebelum Aurellia jadi tersangka.

"Aku tahu aku tersangka itu dari akhir Agustus." kata Aurellia, Kamis (7/10/2021).

Aurellia kemudian memenuhi panggilan tersebut. Ia diperiksa di Polres Metro Jakarta Utara pada 7 September 2021.

"Aku BAP sebagai tersangka di awal September," katanya.

Aurellia sendiri memposting foto dirinya sedang memegang surat panggilan sebagai tersangka di akun media sosialnya. Aurellia tidak berniat membuat gaduh akan postingannya itu.

Namun ia berusaha mencari keadilan atas apa yang dialaminya. Sebab, ketika itu, Aurellia sedang membela diri dan sepupunya, H, atas penganiayaan sang ayah.

"Aku sebetulnya tidak mau rame, cuma makin ke sini makin ada satu dan lain hal, yang akhirnya membuat aku berpikir 'ya udah deh mending orang sekalian tahu aja bahwa aku ini korban tapi malah aku yang jadi tersangka'," tuturnya.

Aurellia mengaku akan bersikap kooperatif menjalani proses hukum yang menjeratnya kini. Ia berharap ada keadilan untuk dirinya.


Simak selengkapnya di halaman selanjutnya