Geger Persekusi hingga Dugaan Pungli di Permata Buana

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 05 Okt 2021 12:40 WIB
Warga Permata Buana Dipersekusi, Lapor Polisi
Rumah Toni, warga Permata Buana, 'didemo hingga diusir'. (Dok. Istimewa)

Persekusi Warga: Berawal dari Surat ke Walkot

Sementara itu, Oktavianus menjelaskan awal mula intimidasi dan persekusi itu terjadi setelah kliennya mengadu ke wali kota beberapa waktu sebelumnya. Toni mulanya mengeluhkan jalan di depan rumahnya ramai kendaraan sehingga meminta solusi ke pihak pemerintah setempat.

"Jadi beberapa bulan yang lalu klien saya bersurat ke wali kota perihal, dia merasa kompleks depan rumah dia itu ramai dengan lalu lintas jalan. Dia meminta wali kota tolonglah ditertibkan, apakah mau diportal atau bagian yang lain portalnya dibuka, supaya akses itu ada alternatif dan tidak ke depan rumahnya dia semua," paparnya.

Menurut Oktavianus, keluhan itu tidak hanya dialami oleh kliennya. Beberapa warga di blok yang sama mengeluhkan hal serupa.

"Dan tidak cuma dia, ada 10 warga yang terganggu di blok itu, Blok C," ucapnya.

Dihubungi terpisah, Kapolres Jakarta Barat Kombes Ady Wibowo mengatakan pihaknya masih menyelidiki laporan Toni tersebut.

"Belum naik sidik (penyidikan)," kata Kombes Ady Wibowo saat dihubungi wartawan, Senin (4/10/2021).

Simak halaman selanjutnya, drama dugaan pungli di Permata Buana