Round-Up

Bejat Kelakuan Bapak Tiri Perkosa ABG dan Visumnya Bikin Terperanjat

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 01 Okt 2021 21:06 WIB
Ilustrasi Pemerkosaan Anak
Ilustrasi (Zaki Alfarabi/detikcom)
Kutai Timur -

Ulah AR (48) sebagai bapak sungguh bejat. Pria asal Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur (Kaltim), itu memperkosa anak tirinya berkali-kali.

Perbuatan keji AR akhirnya terbongkar. Pria tersebut akhirnya dicokok polisi.

AR ditangkap di Kecamatan Sangkulirang, Kutai Timur, Kaltim, pada Rabu, 22 September 2021.

Awalnya, korban menceritakan peristiwa yang dialaminya kepada tetangga. Tetangga itu lalu memberi tahu ayah kandung korban dan melapor ke pihak kepolisian.

"Usai mendapatkan laporan, kemudian kita bawa korban untuk divisum dan langsung mengamankan pelaku di kediamannya, dengan barang bukti pakaian korban," kata Kanit PPA, Ipda Loewensky Karisoh, Kamis (30/9/2021).

Hasil Visum Bikin Miris

Tindakan AR terhadap korban yang masih berusia 16 tahun--kategori anak-anak berdasarkan undang-undang (UU)--memicu kecaman keras. Korban menderita secara fisik maupun psikis.

Belakangan terungkap fakta yang bikin publik tambah geram. Korban mengalami sakit pada bagian alat vitalnya.

Polisi yang melakukan visum hingga pengecekan ultrasonografi (USG) menemukan ada alat kontrasepsi yang tertinggal di kemaluan korban.

"Itu kan awalnya cuman visum, tapi karena korban mengeluh sakit di kemaluannya akhirnya dilakukan USG. Dan hasilnya diketahui di dalam ada alat kontrasepsi nyangkut," jelas Ipda Loewensky Karisoh, hari ini.

Dia menjelaskan korban mengaku sudah merasakan sakit pada organ intimnya sejak awal September. Korban awalnya menduga sakit itu akibat tindakan kekerasan seksual yang dilakukan ayah tirinya.

Korban tak menyadari ada alat kontrasepsi di dalam kemaluannya.

"Korban mengira sakit itu akibat tindak asusila yang dilakukan ayah tirinya. Ternyata saat divisum, sakit itu akibat ada alat kontrasepsi di dalam kemaluannya," ucapnya.

Aksi bejat AR diduga dilakukan sejak 2020. AR terakhir melakukan aksi bejat terhadap anak tirinya pada Kamis (16/9).

"Peristiwa itu sudah terjadi sekitar satu tahun, dan dari pengakuan korban, dalam seminggu ayah tirinya bisa 3 kali memaksa berhubungan badan," kata Ipda Loewensky.

Namun, tersangka AR mengaku telah 20 kali memperkosa anak tirinya. Dia juga mengelak menggunakan alat kontrasepsi saat memperkosa korban.

"Pelaku mengelak kalau pakai alat kontrasepsi saat menyetubuhi anak tirinya," kata penyidik Satreskrim Polres Kutim, Briptu Fitriana Lestari.

Polisi masih menyelidiki dan mencari fakta-fakta kasus ini.

"Pengakuan pelaku dan korban ini berbeda, korban sendiri mengaku seminggu tiga kali disetubuhi, sedangkan pelaku mengaku baru 20 kali, ini yang masih kami dalami," imbuhnya.

Pihak kepolisian akan memeriksa pihak RS terkait temuan alat kontrasepsi di dalam kemaluan korban.

"Dalam waktu dekat kita akan memanggil pihak dokter untuk meminta keterangan atas temuan alat kontrasepsi di kemaluan korban," katanya.

Simak penyebab kasus ini bisa lama terungkap di halaman berikutnya.

Lihat juga Video: 2 Pelaku Pemerkosaan Gadis 14 Tahun di Apartemen Makassar Dibekuk

[Gambas:Video 20detik]